Cara Mengembalikan Warna Baju yang Pudar

 


Pada artikel kali ini, Kami akan membahas mengenai bagaimana cara mengembalikan warna baju yang pudar supaya kembali tampak cantik dan terang seperti baru.


Suatu pakaian berwarna tentunya akan terlihat lebih cantik pada saat warnanya tampak cerah dan terang, namun setelah warna memudar, pakaian tersebut akan terlihat kusam dan tidak sedap dipandang.


Bahan kaos oblong merupakan salah satu bahan yang paling mudah pudar warnanya, terutama apabila Anda tidak memperhatikan proses perawatannya, mulai dari pencucian hingga kepada penyimpanan.


Faktor Penyebab Warna Baju Kusam dan Pudar


Penyebab warna baju menjadi terlihat kusam dan pudar warnanya bisa dikarenakan oleh berbagai faktor, tetapi yang paling utama adalah dikarenakan :

  • Kesalahan teknik mencuci pada bahan tertentu, yang aoabila ini terjadi akan dapat mengurangi daya tahan baju serta menyebabkan warna baju menjadi mudah pudar,
  • Kesalahan pada saat mengeringkan pakaian, entah menggunakan mesin pengering (dryer) ataupun menjemur secara manual di udara terbuka, yang apabila tidak diperhatikan akan dapat membuat warna baju menjadi pudar,
  • Mencampur-aduk baju yang akan dicuci tanpa memisahkan antara pakaian putih dan berwarna, dan tidak memisahkannya berdasarkan warna pakaian,


Faktor-faktor tersebut dapat menjadi salah satu atau bahkan keseluruhan penyebab dari lunturnya warna suatu baju atau membuat baju menjadi tampak kusam pada akhirnya apabila Anda tidak memahaminya.


Baju yang kusam ataupun pudar warnanya tentunya tidak akan sedap untuk dipandang dan dapat menurunkan rasa percaya diri Anda pada saat mengenakannya yang akan berujung pada baju tidak akan dipakai lagi dan Anda mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli baju baru.


Itulah sebabnya menjaga warna pakaian atau membuat warnanya terlihat cerah sangatlah penting untuk dilakukan, yang sayangnya akan sangat sulit apabila Anda tidak mengetahui beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan.



Cara Menjaga Warna Baju Tetap Cerah


Untuk mencegah warna baju menjadi pudar, tentunya Anda perlu mengetahui beberapa tips merawat pakaian sehingga warna pakaian akan tetap cerah dan tidak mudah kusam serta memudar.


Beberapa tips yang bisa Anda coba antara lain sebagai berikut:


1. Mengikuti Instruksi pada Label Baju

Yang paling utama dalam mencegah warna pakaian menjadi pudar adalah dengan mengikuti instruksi pencucian yang umumnya terdapat pada label yang ada di kerah pakaian.


2. Jangan Mencampur Baju yang Berbeda Warna

Tips kedua adalah dengan tidak mencampur pakaian yang berbeda-beda warna pada saat akan dicuci, terutama mencampur antara pakaian berwarna dengan pakaian putih yang akan meningkatkan risiko luntur.


3. Menggunakan Deterjen Khusus Baju Berwarna

Anda juga bisa mencoba gunakan deterjen yang memang dikhususkan untuk menjaga warna pakaian yang memang sudah mengandung formula khusus untuk mengikat warna supaya tidak mudah luntur.


4. Cuci Baju Menggunakan Air Dingin

Tips selanjutnya adalah jangan pernah mencuci pakaian menggunakan air selain air dingin, yang memang terbukti dan dianjurkan untuk menjaga warna pakaian tetap awet serta tidak mudah pudar.


5. Balik Baju Saat Mencuci Pakaian

Untuk hasil mencuci yang lebih baik lagi, Anda bisa membalik pakaian (bagian dalam berada di luar) pada saat akan mencucinya guna mencegah gesekan antara sablon atau aksesoris yang menempel di permukaan luar pakaian.


6. Gunakan Baking Soda Saat Mencuci Baju

Menggunakan baking soda sebanyak setengah cup pada saat mencuci terbukti mampu mengikat warna pakaian dengan lebih baik ketimbang hanya menggunakan air dan deterjen saja.


Ini alasannya kenapa banyak deterjen juga sudah memiliki kandungan baking soda tersebut karena memang sangat baik untuk digunakan.


7. Jangan Menjemur Pakaian Saat Terik

Tips selanjutnya dalam menjaga warna pakaian supaya tidak mudah pudar adalah dengan tidak menjemurnya pada saat matahari terik, dikarenakan pancaran ultraviolet yang dihasilkan akan mudah memudarkan pakaian.


8. Jangan Terlalu Lama Mengeringkan Pakaian

Pada saat mengeringkan pakaian, usahakan jangan dibiarkan terlalu lama, terutama apabila Anda menggunakan mesin pengering (dryer) dikarenakan pakaian yang dibiarkan terlalu lama di dalam mesin tersebut akan lebih mudah pudar warnanya.


9. Menggunakan Pelembut Pakaian Saat Mencuci

Untuk meminimalisir kekuatan gesekan antar pakaian pada saat mencuci, cobalah untuk menggunakan pelembut yang akan berfungsi melapisi pakaian sehingga gesekan kasar antar pakaian akan berkurang.


10. Jangan Menggunakan Pemutih (Bleach)

Tips terakhir yang perlu diperhatikan adalah dengan tidak menggunakan pemutih atau minimal mengurangi penggunaannya. Hal ini dikarenakan pemutih akan dapat melemahkan serat kain dalam jangka panjang, yang akan mengakibatkan warna pakaian cepat pudar dan kusam.


Dengan mencoba beberapa tips di atas, diharapkan Anda dapat mencegah warna pakaian menjadi luntur, mudah pudar, dan terlihat kusam sehingga tetap awet digunakan dalam waktu yang lama.



Cara Mengembalikan Warna Baju yang Pudar


Lalu bagaimana untuk warna baju yang sudah pudar? Apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan warna baju tersebut atau tidak ?


Meskipun hal tersebut sulit dilakukan, namun masih ada beberapa hal yang bisa Anda coba terlebih dahulu supaya warna baju kembali cerah seperti semula dan terlihat cerah serta tidak kusam.


Beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam mengembalikan warna baju yang pudar kembali seperti semula antara lain adalah sebagai berikut:


1. Manfaatkan Khasiat dari Yodium

Yodium merupakan senyawa kimia yang banyak ditemukan di dalam kandungan garam yang ternyata berkhasiat untuk mengembalikan kecerahan warna baju yang memiliki.


Campurkan garam beryodium pada rendaman pakaian kotor yang akan Anda cuci dan pastikan tersebar secara merata pada seluruh baju yang akan Anda cuci. Yodium tersebut nantinya akan membantu mengikat warna dan mengembalikan baju kusam menjadi cerah kembali.


2. Manfaatkan Khasiat dari Lemon

Selanjutnya, cara untuk mengembalikan warna baju yang pudar adalah dengan memanfaatkan khasiat yang di dapat dari buah lemon. Buah Lemon adalah buah yang kaya akan vitamin C dan memiliki fungsi yang serupa dengan citrun. Gosokkan lemon pada saat mencuci baju supaya warnanya yang pudar akan kembali menjadi cerah seperti semula.


3. Manfaatkan Khasiat dari MSG

Warna kusam pada baju juga dapat dikarenakan adanya noda yang menempel pada bahan, sehingga Anda perlu untuk menghilangkannya. Salah satu cara yang efektif dalam mengangkat noda yang membandel adalah dengan menggunakan MSG pada saat akan mencuci pakaian yang dicampur dengan deterjen khusus untuk pakaian berwarna.


4. Manfaatkan Khasiat dari Lada Hitam

Lada hitam juga memiliki khasiat dalam menjaga serta mengembalikan warna baju menjadi cerah kembali seperti semula yang dapat Anda coba. Sebaiknya tidak digunakan terlalu banyak dan hanya pakai sekitar beberapa sendok teh saja pada saat mencuci.


5. Manfaatkan Khasiat dari Baking Soda

Seperti telah disebut sebelumnya, Baking Soda juga mampu menjaga serta mengembalikan warna pakaian menjadi cerah seperti sedia kala. Gunakan setengah cup saat mencuci untuk dapat merasakan khasiatnya.


6. Jangan Gunakan Mesin Pengering

Untuk baju yang sudah pudar, sebaiknya Anda menghindari penggunaan mesin pengering dan keringkan secara manual saja. Ini karena panas dari mesin pengering apabila baju dibiarkan di dalamnya terlaliu lama akan dapat dapat semakin merusak warna pakaian yang Anda ada di dalamnya.


7. Jangan Terlalu Sering Mencuci Baju

Baju juga dapat kamu cegah menjadi kusam dan kembali kamu pertahankan kecerahannya adalah dengan tidak terlalu sering mencuci baju. Kamu dapat memperkirakan banyaknya baju tersebut sudah dicuci dalam satu minggu. Artinya, cobalah tidak terlalu sering menggunakan pakaian yang sama lalu mencucinya.


8. Jangan Mencampur Baju saat Dicuci

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membantu supaya baju kembali cerah adalah dengan menghindari pakaian dicampur saat dicuci seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya.


Mencuci baju dengan cara dicampur diketahui dapat membuat warna dari pakaian lain menempel dan menutupi warna pakaian sebenarnya. Jadi sebaiknya Anda memisahkan baju berdasarkan warnanya pada saat akan dilakukan pencucian.


9. Jangan Menjemur Baju Terlalu Lama

Yang terakhir adalah menghindari menjemur baju, terutama yang sudah pudar dan kusam, terlalu lama di bawah matahari yang terik. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, sinar matahari akan dapat memudarkan warna, sehingga pastikan tidak terlalu terik pada saat menjemur dan jangan dibiarkan menggantung terlalu lama.


10. Menggunakan Wantek untuk Mengembalikan Warna

Cara terakhir yang bisa Anda coba lakukan adalah dengan menggunakan bubuk Wantek alias Wantex yang sesuai dengan warna baju yang ingin Anda pulihkan kembali warnanya.


Gunakan 1 bungkus Wantex pada 3 liter air untuk setiap baju yang ingin Anda pulihkan, rebus dalam panci besar sambil mengaduk baju selama 15 menit, matikan api dan terus aduk sampai air menjadi dingin, bilas baju dengan air dingin yang bersih sebanyak 5-6 kali, kemudian jemur pakaian di tempat yang tidak terik.



Dengan mengikuti salah satu atau beberapa tips di atas, kami harapkan baju Anda yang telah pudar ataupun kusam akan dapat kembali cerah dan terang seperti baru sehingga akan menambah rasa percaya diri saat mengenakannya serta tidak membuang uang untuk membeli baju baru.



Kesimpulan

Baik dalam menjaga maupun mengembalikan warna pakaian dari terlihat kusam dan pudar memang membutuhkan perawatan ekstra yang harus selalu Anda perhatikan, mulai dari jenis bahas, cara mencuci, hingga bagaimana mengeringkan baju tersebut dengan aman sehingga warna akan selalu tampak cerah.


Kami harapkan setelah membaca panduan mengenai cara mengembalikan warna baju yang pudar ini Anda dapat mencoba menerapkannya sendiri pada baju kesayangan sehingga dapat mengembalikan kecerahan warna baju milik Anda tersebut seperti sedia kala.

5 Cara Mencuci Kaos Katun dengan Tepat

 


Hati-hati dalam memilih cara mencuci kaos katun yang kamu gunakan, jika kamu salah memilihnya maka kamu akan gagal merawat kaos tersebut. Seperti yang mungkin kamu ketahui, teknik mencuci yang tidak tepat adalah salah satu penyebab utama rusaknya kaos. Kaos sebagai pakaian yang dikenakan, pastinya harus dicuci agar kembali bersih. Cuci kaos ini dilakukan dengan menggunakan sabun cuci dan pastinya air. Setelah dicuci, kemudian kaos akan dijemur dan setelah kering akan disetrika. Prosedur yang dilakukan untuk membuat kaos kembali bersih ini ternyata beresiko membuat kaos menjadi tidak tahan lama. Lalu apa yang harus kamu lakukan?


Tentunya kamu harus tahu apa bahan kaos yang kamu gunakan dan bagaimana cara mencuci kaos tersebut dengan tepat. Jika kamu menggunakan kaos berbahan katun, maka kamu perlu mengetahui bahwa ada beberapa panduan dan cara untuk mencuci kaos katun ini dengan tepat. Cara tersebut juga merupakan cara merawat kaos distro yang banyak direkomendasikan. Pernahkah kamu ketahui informasi ini sebelumnya? Jika kamu belum mengetahuinya, maka bagian berikut ini akan memaparkan penjelasan tahap demi tahapnya untuk kamu pelajari.


5 Cara Mencuci Kaos Katun dengan Tepat dan Sesuai Panduan

Bahan katun pada kaos biasanya akan dilengkapi label di bagian dalamnya. Label ini berisi informasi bagaimana cara mencuci kaos tersebut dengan tepat. Pernahkah kamu memperhatikannya? Jika kamu belum pernah memperhatikannya, maka berikut ini akan dijelaskan kelima cara tersebut. Lima cara ini akan menjelaskan bagaimana kamu dapat mencuci kaos katun dengan bersih, namun tetap menjaga kaos tetap bagus dan tahan lama juga.


1. Gunakan Mesin Cuci Standar (Standard Machine Wash)

Cara pertama untuk memastikan kaos katun kamu tidak mudah rusak walau dicuci dengan bersih adalah dengan memilih mesin cuci yang digunakan. Jika kamu menggunakan mesin cuci, pilihlah mesin cuci yang standar saja. Artinya tidak perlu mesin dengan teknologi tinggi yang mampu mencuci dengan kecepatan tinggi, air panas, dan fasilitas lainnya. Cukup mesin cuci yang normal saja.


2. Gunakan Mesin Pengering dengan Tingkat Panas Normal (Tumble Dry Normal Low Heat)

Jika pada mesin cuci baju yang kamu gunakan ada fungsi pengering, maka keringkan kaos katun yang dicuci dengan tingkat panas normal. Jangan memilih tingkat panas yang terlalu tinggi, hanya karena kamu ingin baju lebih cepat kering.


3. Jangan Diperas (Do Not Wring)

Setelah baju selesai dicuci, hindari untuk memeras baju. Baju yang diperas saat dicuci akan lebih cepat rusak lapisan kainnya. Selain itu, memeras kaos akan membuat sablon pada kaos lebih mudah lepas dan merusaknya.


4. Jangan Gunakan Pemutih (Do Not Bleach)

Saat kamu mencuci kaos berbahan katun, sebaiknya kamu tidak menggunakan bahan pemutih. Walaupun warna kaos adalah putih, pemutih pada bahan katun akan membuat warna aslinya memudar. Jadi kaos kamu lama kelamaan akan terlihat lusuh dan tidak bagus lagi dikenakan.


5. Setrika dengan Temperatur Maksimal 200 Derajat (Hot Iron up to 200 degree)

Terakhir dalam hal menyetrika kaos yang baru dicuci, kaos katun tidak boleh disetrika terlalu panas. Kamu hanya boleh setrika kaos ini dengan temperatur maksimal 200 derajat. Lebih dari itu, katun akan meleleh dan sablonnya pun akan rusak.



Demikianlah tadi beberapa cara mencuci kaos katun dengan tepat dan sesuai panduan yang tertera di label kaos. Jika kamu menerapkan cara dan panduan di atas, tentunya kini kamu tidak perlu khawatir kaos katun kamu cepat rusak. Kaos kamu akan selalu terjaga dan bagus kondisinya jika kamu pun selalu merawatnya. Salah satu bentuk perawatan yang dapat kamu lakukan tersebut adalah dengan tidak mencucinya sembarangan. Jadi selamat merawat kaos katun kamu ya!

Sulap Kaos Polos Kamu Dengan 3 Trik Praktis Ini

 


Kebanyakan dari kita pastinya dengan mudah membuang kaos polos yang sudah terlupakan di lemari karena ada banyaknya kaos baru yang memiliki warna lebih cerah dan ukuran lebih pas. Kita akan membahas 3 tips mudah yang bisa kamu lakukan di rumah. Dengan tips ini kamu bisa membuat kaos tua kamu menjadi lebih menarik dengan teknik pewarnaan dan potongan yang akan kita bahas secara mendetail dibawah ini.


Semua bahan juga merupakan bahan dasar rumah tangga. Namun kamu tetap harus menyiapkan pewarna tekstil yang sangat mudah kamu temukan di warung atau toko yang menjual pernak pernik pakaian. Bisa juga kamu mencari pewarna pakaian secara online, namun pastinya kamu masih harus menunggu beberapa hari pengiriman barang.


Setelah membaca ini, kamu pasti ingin langsung mencoba ke kaos bekas yang kamu punya. Karena itu kami merekomendasikan untuk segera mencari pewarna tekstil di toko terdekat di rumah kamu. Langsung saja, ayo kita mulai bahas teknik yang pertama.


Aplikasikan Teknik Dip Dye

Nah tips yang pertama adalah dengan mengaplikasikan teknik Dip Dye ke kaos polos kamu. Dengan peralatan seadanya dan modal pewarna yang terjangkau, kamu bisa menghasilkan aksen gradasi yang sangat menarik selayaknya kaos yang dibanderol dengan harga mahal. Caranya pun tidak sulit.


Mau coba? Pertama-tama, siapkan peralatan berikut ini.

  • Kaos polos
  • Pewarna pakaian
  • Sarung tangan tebal
  • Air panas
  • Wadah


Setelah menyiapkan peralatan dengan lengkap, ikuti proses teknik Dip Dye berikut secara berurutan.


Tahap #1: Campurkan pewarna pakaian yang sudah kamu beli, sekitar seperempat tutup botol, baiknya kamu sesuaikan dengan jumlah kaos polos yang ingin kamu warnai, ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.

Masukkan air panas, tidak perlu mendidih, namun dengan panas yang cukup agar pewarna mudah larut dalam air tadi. Jika kamu menggunakan air dingin, takutnya pewarna tidak rata larut dalam air dan proses pewarnaan menjadi tidak sempurna.


Kamu juga perlu memperhatikan kepekatan warna, jangan sampai terlalu pekat, yang kita cari adalah warna pewarna yang cukup cerah untuk digunakan.


Tahap #2: Cuci semua kaos polos yang ingin kamu warnai, jangan sampai tersisa noda dan kotoran, karena pastinya akan menghalangi pewarnaan pada bagian yang kita inginkan.


Jangan lupa untuk memeras kaos yang sudah dicuci dengan air biasa sampai benar-benar kering, namun kamu tidak perlu sampai menyetrikanya, cukup dengan cara memeras dengan rata.


Tahap #3: Jika sudah, kamu tinggal menyelupkan bagian yang ingin kamu warnai dengan teknik ini, kamu bisa mencelupkan bagian bawah kaos atau bisa juga di lengan sampai bagian kerah kaos.


Rendam paling tidak selama 30 menit agar warnanya meresap habis sampai ke setiap serat kaos.


Tahap #4: Pakai sarung tangan karet atau plastik yang sudah kamu persiapkan sebelumnya. Kenapa perlu sarung tangan jenis ini? Pastinya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan sarung tangan kain karena pewarna tidak meresap ke sarung tangan sehingga tangan kamu tidak terkena pewarna dan sarung tangan juga lebih mudah dibersihkan.


Disini, kamu perlu memeras bagian kaos yang kamu warnai sampai kering, kemudian bilas dengan air biasa. Hati-hati dalam penggunaan air, karena jika agak panas, akan membuat luntur pewarna yang sudah menempel di kain.


Keringkan kain di jemuran selama 15 menit atau lebih, sampai pewarnanya setengah kering.


Tahap #5: Tahap yang paling penting, adalah dengan mengambil bubuk pewarna secukupnya dan taburkan ke bagian yang sudah kamu warnai tadi. Hal ini berguna untuk menimbulkan efek berkilau pada bagian tersebut.


Trik ini agak sulit, karena kamu harus pengalaman dalam menaburkan jumlah yang tepat, karena jika terlalu banyak akan terlihat kurang baik, terlebih jika kamu beberapa kali kurang rata menaburkan bubuk pewarna. Sehingga kamu harus menaburkan ulang, yang berakibat bubuk yang telalu banyak dan malah menjadi berlebihan.


Tahap #6: Jemur kembali kaos yang sudah kamu Dip Dye tadi, sampai kering total. Kemudian jangan lupa dicuci dulu ya sebelum digunakan. Hal ini karena pewarna tadi biasanya tidak baik jika terkena kulit kamu secara langsung tanpa dibilas terlebih dahulu karena bisa menyebabkan iritasi ringan dan gatal-gatal.


Pangkas Kaos Menjadi Tank Top Praktis


Dengan cara ini, kamu tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli tank top baru. Karena kamu bisa menggunakan kaos lama yang kamu miliki. Sebenarnya mudah, potong setiap lengan kaos dan kerah kaos dengan teknik berikut. Gimana ya tekniknya? Simak tutorial dari kami berikut ini.


Tahap #1: Persiapkan kaos untuk dijadikan tank top. Semua kaos lamamu bisa jadi bahan percobaan termasuk kaos kamu yang menjadi longgar atau kaos milik saudara mu yang berukuran lebih besar.


Tahap #2: Potong dengan menggambar terlebih dahulu bagian-bagian yang ingin dipotong agar hasilnya bisa menjadi lebih rapi. Disini, kamu bisa menggunakan cetakan berupa kertas koran sebelum kamu mulai memotong. Kemudian kertas koran yang sama bisa kamu balik untuk memotong bagian yang di sebelahnya agar memiliki ukuran yang sama persis.


Tahap #3: Potong dengan rapi menggunakan gunting kain yang tajam. Jika tidak, akan muncul serat pada bekas potongan yang bakal kelihatan kurang rapi. Namun hal ini bisa diakali dengan menjahit bagian sisi potongan tadi agar lebih bagus hasilnya, namun pastinya akan membutuhkan kerjaan tambahan buat kamu.


Tanpa dijahitpun asal kamu bisa mengguntingnya dengan rapi, tank top hasil buatan kamu dari kaos polos ini sudah sangat presentable dan cocok untuk kamu pakai buat liburan ke pantai.


Disini selalin kaos bekas yang kamu punya, kamu bisa menggunakan kaos yang berukuran lebih besar karena nantinya bisa jadi sebuah tank top yang lucu seperti gambar di bawah.


Tahap #4: Kamu juga bisa memotong bagian bawah kaos jika ukurannya lebih besar dari tubuh kamu karena hasilnya akan keren. Selain itu, teknik ikatan bagian perut pada kaos juga bisa diterapkan. Hasilnya bisa menjad benar-benar menarik.


Desain Jadi Kardigan Keren


Ada banyak kaos lengan panjang di lemari pakaian kamu? Tips ini cukup simpel karena kamu tinggal menyiapkan dalaman yang cocok warnanya, kancing 19mm, gunting, benang dan setrika.


Berikut cara membuat kardigan fresh dari kaos lengan panjang bekas kamu.


Tahap #1: Bentangkan kaos lengan panjang kamu di meja atau lantai. Temukan bagian tengah yang ingin dipotong. Kamu bisa melipat dua terlebih dahulu kaos tersebut, kemudian tandai garis tengahnya dengan tepat.


Tahap #2: Potong dengan gunting secara hati-hati.


Tahap #3: Setelah dipotong, tandai bagian kancing secara vertikal menggunakan setrika kira-kira selebar 7cm di setiap sisi bekas potongan. Tahap ini penting agar kamu bisa menempatkan posisi kancing dengan benar. Jangan lupa untuk mencoba mengepaskan ke tubuh kamu agar tidak terlalu ketat, dan juga tidak terlalu longgar.


Tahap #4: Posisikan kancing tepat diatas perut dan voila, dengan tambahan dalaman yang tepat, kamu sudah mendapatkan sebuah kardigan keren untuk dipakai jalan-jalan hari ini.



Mudahnya Modif Kaos Kamu

Gimana mudah sekali kan pembuatannya? Semua bahan diatas bisa kamu temukan di rumahmu, namun tentu saja kamu harus membeli terlebih dahulu pewarna tekstil yang berkualitas. Harganya pun sangat terjangkau. Jadi tidak ada lagi kata bosan dengan kaos yang kamu punya. Karena dengan teknik Dip Dye kamu bisa mendapatkan gradasi warna menarik dengan murah.


Kalaupun kaos kamu menjadi kebesaran kamu bisa menggunakan dua teknik lainnya, dimana kaos kamu bisa kamu sulap menjadi tank top ataupun kardigan keren. Masih mau membuang kaos polos di rumah kamu? Ayo mulai kreasi di rumah dengan teknik-teknik yang sudah kita bahas barusan. Selamat mencoba!

3 Cara Memilih Kaos Ukuran Besar yang Tepat

 


Memiliki badan berukuran ekstra, tentu membuat kamu harus tahu apa cara memilih kaos ukuran besar yang tepat dan tidak mengecewakan. Kebanyakan kaos memang lebih umum ditemukan dalam satu ukuran (all size). Namun tidak perlu berkecil hati, karena kaos berukuran besar (plus size) tetap ada dan dapat kamu beli dengan kualitas dan desain yang tidak kalah dari kaos berukuran umum seperti tadi disebutkan. Sayangnya memang kaos yang berukuran besar ini persediaannya terbatas. Jadi ketika kamu ingin membeli produk tersebut, maka kamu disarankan untuk melakukan pertimbangan yang matang.


Seperti dijelaskan sebelumnya dan tentunya sudah kamu rasakan sendiri, kaos adalah pakaian yang sangat nyaman untuk dikenakan. Begitu juga bagi kamu yang memiliki ukuran badan ekstra. Bentuk kaos yang sederhana pastinya akan memudahkan kamu saat bergerak dan beraktivitas. Walau kaos bagi tubuh ukuran ekstra sangat nyaman saat dikenakan, ternyata produksi dan penjualan dari kaos berukuran besar ini masih sulit ditemukan. Kebanyakan kaos yang dijual adalah dalam ukuran umum saja, seperti S/ M/ L/ XL. Bagaimana jika kamu membutuhkan kaos yang ukurannya lebih besar lagi?


Tentu kamu perlu mencari kaos dengan menggunakan beberapa pertimbangan yang akan dijelaskan di bawah ini. Cobalah gunakan cara memilih kaos ukuran besar yang tepat ini untuk membuat kamu mendapatkan kaos yang tepat ukurannya, nyaman dikenakannya, dan tidak mengurangi rasa kepercayaan diri penggunanya. Informasi yang kamu butuhkan tersebut dapat kamu ketahui dengan menyimak penjelasan pada bagian di bawah ini.


3 Pertimbangan dalam Cara Memilih Kaos Ukuran Besar Agar Tidak Mengecewakan

Memang sulit sekali bukan menemukan penjual kaos yang menyediakan ukuran besar seperti XXL/ XXXL/ atau XXXXL bahkan lebih? Itulah mengapa saat kamu berniat membeli kaos berkuran besar, terlebih dahulu kamu harus mempertimbangkan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu. Setelah kamu dapat menentukan informasi yang dibutuhkan, barulah kamu dapat mencari kaos ukuran besar dengan hasil pertimbangan tadi. Jadi apa saja yang perlu kamu pertimbangkan? Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing hal tersebut.


1. Ukuran dan Bahan Kaos yang Nyaman

Kaos penting untuk kamu ketahui apa saja pilihan ukurannya dan pilihan jenis bahannya. Sebelum membeli, lakukan riset terlebih dahulu mengenai berbagai ukuran yang tersedia untuk kaos besar pada setiap brand kaos yang ada. Namun selain itu, kamu juga perlu mengetahui apa pilihan bahan kaos yang bagus yang tersedia. Pastikan baik ukuran ataupun bahan yang kamu pilih adalah yang paling nyaman diantaranya.


2. Kaos yang Meningkatkan Kepercayaan Diri

Terkadang bagi kamu yang memiliki ukuran tubuh ekstra, sulit sekali menemukan pakaian yang tidak membuat kamu tidak percaya diri. Pakaian yang membuat kamu merasa tidak percaya diri ini contohnya adalah pakaian yang terlalu pas di badan atau yang warnanya tidak mengatasi kekurangan tubuh kamu. Jadi pastikan untuk mempertimbangkan hal-hal tersebut sebelum membeli.


3. Pahami Ukuran yang Pas di Tubuh Anda

Setiap tubuh bisa memiliki ukuran yang berbeda tidak bergantung pada ukuran hurufnya. Itulah mengapa sebaiknya kamu mengetahui ukuran pas di tubuh. Artinya, kamu sebaiknya mengukur bagian lingkar dada, lingkar lengan, lingkar perut dan pinggang saat akan mencari kaos berkuran besar untuk dibeli.



Berikut tadi penjelasan mengenai apa saja pertimbangan dalam cara memilih kaos ukuran besar yang sebaiknya kamu lakukan. Alhasil kamu dapat menemukan kaos mana yang ukurannya besar juga nyaman untuk dikenakan. Jadi pastikan untuk memahami penjelasan sebelumnya dengan baik agar dapat mengaplikasikannya dalam memilih kaos ukuran besar yang tidak mengecewakan kamu.

8 Cara Melihat Kualitas Kaos yang Bagus

 


Kualitas kaos yang bagus tentu dapat diketahui melalui berbagai cara melihat kualitas kaos tersebut dari hal-halnya. Hal penilaian kaos yang bagus ini yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk kamu memilih kaos yang tepat. Siapapun tentu tidak ingin membeli kaos yang ternyata kualitasnya buruk, padahal harganya sama dengan kaos kualitas bagus. Itulah mengapa kamu perlu tahu apa saja yang harus kamu nilai dari suatu kaos sebelum membelinya.


Kaos sebagai salah satu jenis pakaian yang tidak pernah habis dimakan zaman pastinya memiliki penggemar yang juga bertahan sepanjang zaman. Selain karena jenis pakaiannya yang mudah dipadukan dengan berbagai pakaian lain, kaos pun memiliki nilai kenyamanan yang paling baik dari berbagai pakaian lain. Kaos dapat dikenakan kapan saja dan bisa dimodifikasi menjadi tema pakaian bagaimana saja sesuai kebutuhan kamu. Sehingga setiap orang pasti secara rutin akan membeli kaos yang dibutuhkannya. Saat membeli kaos, pastinya kamu ingin mendapatkan kaos yang bagus sesuai dengan harga yang kamu habiskan untuk membayarnya. Jadi ketahui apa saja cara melihat kualitas kaos yang bagus dengan memperhatikan beberapa hal penilaiannya berikut ini.


8 Cara Melihat Kualitas Kaos yang Bagus

Tentunya kamu perlu mengetahui apa saja hal yang harus diperhatikan dalam melihat kualitas kaos. Hal-hal tersebut mungkin sebelumnya tidak kamu ketahui, sehingga pada bagian di bawah ini akan dipaparkan secara lengkap apa saja cara melihatnya. Setidaknya, ada 8 hal yang perlu kamu perhatikan untuk menilai kualitas kaos, berikut ini penjelasan mengenai masing-masing hal yang harus dilihat tersebut.


1. Apakah Nyaman saat Dikenakan?

Kualitas kaos yang bagus dapat kamu rasakan ketika sudah mengenakannya. Kaos yang bagus ini akan sangat nyaman dikenakan karena bahannya tidak gerah dan tidak gatal untuk kulit.


2. Jenis Bahan Katun yang Digunakan

Kamu juga dapat menilai kualitas kaos yang bagus dari jenis bahan kaos yang digunakan. Salah satu bahan yang terbaik untuk kaos adalah katun. Namun tidak semua katun juga bagus, kamu harus ketahui apakah katunnya 100% atau campuran dengan bahan lain juga.


3. Kaos Menggunakan Bahan yang Lentur

Ketika kamu menggunakan kaos, tentu kamu dapat merasakan apakah bahannya lentur di kulit. Arti lentur pada pembasahan ini bukan berarti bahan mudah longgar. Lentur yang dimaksud adalah bahannya elastis dan tidak mengganggu pergerakan.


4. Kaos yang Semakin Tua Semakin Lembut Permukaannya

Suatu kaos dengan kualitas yang tinggi juga dapat kamu ketahui dari bagaimana kaos tersebut setelah cukup lama usianya. Kaos yang bagus, semakin lama akan semakin lembut permukaannya bukan malah semakin kasar.


5. Kemungkinan Kaos Mengalami Penyusutan

Perhatikan juga kemungkinan bahan kaos mengalami penyusutan. Penggunaan kaos beberapa kali kemudian dicuci, sangat mungkin menimbulkan efek seperti kaos yang menyusut dari ukuran aslinya.


6. Lihat Reaktif Tidaknya Bahan Kaos

Bahan kaos yang bagus diketahui memiliki karakteristik reaktif. Reaktif dalam hal ini terjadi ketika dilakukan pencabutan warna secara keseluruhan. Kaos yang bagus akan reaktif, karena ternyata bahannya asli, baru, dan tidak campuran.


7. Permukaan Kaos saat Diraba

Kamu juga dapat melihat kualitas kaos yang bagus saat kamu merabanya. Itulah alasan mengapa saat belanja pakaian, penting untuk anda meraba permukaannya dan menilai apakah dengan harga jualnya kualitas bahan tersebut sudah sesuai.


8. Warna Kaos Tidak Mudah Luntur

Hal terakhir yang dapat kamu lihat untuk cara menilai kualitas kaos adalah melalui kualitas warnanya. Bahan kaos yang bagus akan memiliki warna yang tidak mudah luntur. Walau sudah digunakan berkali-kali, warnanya tidak akan memudar dengan cepat.



Jadi itulah tadi hal yang perlu kamu perhatikan dalam cara melihat kualitas kaos yang bagus. Mulai sekarang ingatlah 8 hal di atas sebelum kamu membeli kaos. Nilai kualitas kaos sebelum membeli, agar kamu tidak menyesal. Kaos yang memiliki karakteristik bagus dapat langsung kamu nilai berdasarkan penjelasan yang sebelumnya telah dijelaskan. Oleh sebab itu, selalu nilai barang sebelum membeli ya!

Daftar Bahan Kaos Terbaik yang Ada di Pasaran

 


Dalam artikel kali ini, Kami akan memberikan daftar dari bahan kaos terbaik yang ada di pasaran sebagai rekomendasi untuk Anda yang sedang bingung dalam menentukan mana yang akan Anda gunakan.


Kaos sebagai salah satu pakaian yang paling umum digunakan sehari-hari, entah itu kaos dalam ataupun kaos T-shirt yang Anda kenakan, terbuat dari beragam bahan yang berbeda-beda kualitasnya.


Akibatnya, banyak dari kita yang kebingungan dalam memilih mana bahan kaos yang tepat dan layak untuk digunakan, terutama untuk dipakai harian dan bukan hanya kaos untuk kegiatan tertentu ataupun kaos untuk dibagi-bagikan.


Oleh karena itulah kami ingin memberikan informasi yang diharapkan akan dapat memudahkan Anda dalam memilih bahan kaos terbaik dan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.



Sejarah Kaos


Sebelum era t-shirt mulai berkembang, kaos pada awalnya hanya digunakan sebagai dalaman saja untuk baju, kemeja, dan pakaian lainnya, dan ini masih terus berlaku hinga saat ini.


Tradisi menggunakan kaos sebagai dalaman sudah dimulai sekitar tahun 1913 pada saat Amerika Serikat mempopulerkan penggunaannya sebagai kaos dalam untuk Angkatan Laut mereka.


Setelah Perang Dunia 2, para veteran perang mulai banyak yang berjalan-jalan hanya menggunakan kaos dalaman mereka tersebut, dan pada tahun 1920am sebutan “T-shirt” mulai diakui dan dimasukkan pada kamus Merriem-Webster.


Tidak hanya para veteran perang, T-shirt juga umum digunakan oleh kalangan buruh, petani, dan pekerja kasar, terutama pada masa “Great Depresswion: yang merupakan krisis ekonomi terbesar pertama yang pernah terjadi di Amerika Serikat.


Kepopuleran kaos T-Shirt makin berkembang pada tahun 1950an yang dipopulerkan oleh aktor ternama saat itu Marlon Brando dan setelah itu semakin berkembang menjadi kaos sablon pada 1960an setelah dipopulerkan oleh Andy Warhol.


Kaos sablon bahkan sempat menjadi lambang kebebasan berkespresi, penunjukkan jati diri, dan juga bentuk protes terhadap suatu kebijakan, atau sebagai simbol yang digunakan untuk suatu gerakan.



Tips Memilih Bahan Kaos yang Berkualitas


Dalam memilih bahan kaos yang berkualitas, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan untuk menentukannya, supaya nantinya Anda tidak menyesal dan malah membuang uang yang tidak perlu saat membelinya.


Berikut ini beberapa tips memilih bahan kaos yang akan kami jelaskan berikut ini:

1. Kerapihan Jahitan

Faktor pertama adalah kerapihan jahitan, yang bisa Anda lihat pada garis jahitan yang ada di pinggiran kaos. Semakin rapih dan tidak banyak benang pendek berserakan, maka kualitas kaos tersebut semakin baik.


2. Ukuran Benang

Ukuran benang akan menentukan ketebalan dari kaos tersebut, meskipun bukan berarti bahan yang tipis memiliki kualitas yang buruk, melainkan hanya untuk Anda jadikan pertimbangan dan disesuaikan dengan preferensi serta selera Anda masing-maisng.


Misalnya benang 20s, akan lebih tebal dibandingkan benang 30s dan benang 30s akan lebih tebal dari 40s, sehingga pertimbangkan hal tersebut sebelum membeli kaos.


3. Pilih Bahan yang Tepat

Faktor paling utama adalah memilih bahan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda, serta tentunya sembari mempertimbangkan dari sisi kerapihan jahitan dan ukuran benangnya.


Bahan kaos yang paling umum digunakan saat ini adalah bahan cotton combed, cotton carded, dan juga bahan Polyester, namun masih banyak bahan kaos lainnya yang sebenarnya lebih atau sama kualitasnya, dan biasanya lebih tinggi harganya.


Dengan memperhatikan beberapa tips di atas, diharapkan Anda akan lebih teliti dan lebih seksama memperhatikan kualitas bahan kaos yang akan Anda beli dan gunakan seharai-hari, atau untuk dijual kembali.



10 Bahan Kaos Terbaik di Pasaran


Kami mengumpulkan daftar 10 bahan kaos terbaik yang ada di pasaran saat ini, mulai dari yang paling umum hingga yang kemungkinan besar baru Anda dengar saat ini, terutama apabila Anda tidak begitu mendalami dunia konveksi dan fashion.


Berikut ini kesepuluh bahan kaos terbaik tersebur:

1. Cotton Combed

Bahan cotton combed merupakan bahan yang paling banyak digunakan, dikarenakan teksturnya yang lembut dan juga ketahanannya yang awet serta harga bahan yang terjangkau.


Pada prosaes pembuatannya, tenunan benang disisir dan dihaluskan terlebih dahulu guna membuang benang-benang pendek yang berserakan, sehingga hasilnya adalah tenunan yang berkualitas tinggi dan rapat.


Dikarenakan adanya proses penyisiran atau penghalusan itulah yang menyebabkan secara umum harga bahan kaos cotton combed akan menjadi lebih mahal dibandingkan bahan katun lainnya, tetapi hasilnya akan lebih berkualitas dan benangnya pun lebih rapat dan kuat.


2. Blends

Sesuai namanya, bahan kaos blends merupakan campuran dari dua bahan kaos yang lebih umum digunakan, yaitu bahan katun dan bahan polyester (PE), yang memiliki karakteristik bahan yang dingin dan nyaman saat digunakan.


Kombinasi lainnya adalah dari tiga jenis bahan yaitu bahan polyester, katun, dan rayon yang umum disebut dengan bahan Tri-blends, yang tidak mudah kusam, lembut, dan cukup lentur.


3. Lycra

Bahan lycra sering disebut juga sebagai bahan spandex yang sangat lentur dan halus permukaannya, serta nyaman untuk digunakan sehingga sangat umum dijadikan sebagai bahan untuk seragam atlet, seperti atlet sepeda, dan sering juga dikombinasikan dengan katun untuk memproduksi bra dan pakaian dalam.


Meskipun tergolong bahan sintetis dan tidak alami, tetapi kelenturan dan kenyamanannya menjadikan bahan yang satu ini sangat digemari oleh banyak orang di dunia.


4. Linen

Bahan yang satu ini disebut lebih unggul daripada bahan katun, karena memiliki ketahanan 30% lebih kuat, daya serap air dan keringat lebih tinggi, serta cocok digunakan di segala musim.


Linen juga sangat umum digunakan untuk kaos musim panas, dan materialnya yang terbuat dari serta tumbuhan menjadikan bahan kaos ini aman dikenakan oleh para penderita alergi terutama alergi bahan kimia.


Bahan ini juga termasuk salah satu bahan pakaian tertua, tepatnya diiperkirakan telah digunakan sejak 6000 tahun sebelum masehi pada kebudayaan Mesir Kuno dan juga Mesopotamia, dan bahkan digunakan sebagai kain pembalut mumi yang awet dan berkualitas, karena mumi merupakan jenazah dari para raja-raja.


5. Modal

Bahan modal terbuat dari serat kayu yang sangat lembut serta memiliki aliran pertukaran udara yang baik dan juga baik dalam menyerap keringat sehingga cocok digunakan untuk kaos musim panas.


Nama lain dari bahan ini adalah Polynosic ini juga mudah untuk dicuci baik menggunakan deterjen ataupun dry cleaning, serta dianjurkan untuk menyetrikanya dengan setrika uap supaya bahan kembali licin.


6. Polyester (PE)

Bahan yang juga sangat umum digunakan untuk bahan kaos ini terbuat dari campuran senyawa kimia ethylene glycol dan terephthalic acid sehingga bukan merupakan bahan yang terbuat dari material “alami”.


Namun begitu, bahan ini memiliki keunggulan tersendiri seperti tidak mudah menyusut, sangat mudah dibersihkan, dan sangatlah lembut. Meskipun begitu, para penderita alergi sebaiknya waspada untuk tidak mengenakan bahan jenis ini.


7. Rayon

Salah satu bahan yang juga merupakan buatan manusia alias tidak terbuat dari material “alami” ini memiliki sebutan “Sutera Buatan” dikarenakan karakteristiknya menyerupai bahan sutera tersebut.


Harganya lebih terjangkau dibandingkan sutera dan dibuat dari regenerasi serat selulosa pepohonan dan tanaman, serta sering digunakan sebagai seragam para atlet karena lentur dan baik dalam menyerap keringat.


8. Supima Cotton

Supima Cotton atau Katun Supima merupakan bahan katun yang memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan katun lainnya, serta harganya jauh lebih tinggi karena katun ini lebih langka dan lebih eksklusif produksinya.


Kapas yang menjadi bahan utama dari katun ini produksinya hanya sekitar 1% dari total produksi katun di dunia, dan material utama yang digunakan pada katun supima ini adalah kapas yang berasal dari Amerika Serikat.


Ciri khas dari katun ini adalah seratnya yang lebih panjang 1/2 meter dibandingkan serat katun pada umumnya, serta teksturnya sangat lembut dan warnanya yang lebih cerah, serta memiliki keunggulan-keunggulan katun lainnya.


9. Bamboo Cotton

Cotton Bamboo merupakan salah satu bahan yang cukup naik daun saat ini, karena terbuat dari serat bambu yang memiliki banyak keunggulan dan bahkan menyehatkan seperti anti bakteri, anti bau ketiak, anti listrik statis, dan tentunya ramah lingkungan karena terbuat dari material alami.


Bahan ini juga sangat lembut, kuat, serta elastik dan adem saat dikenakan, dan juga lebih baik dibandingkan bahan cotton combed meskipun memang harganya lebih mahal dibandingkan bahan yang umum lainnya.


Tidak hanya untuk pakaian saja, katun bambu ini pun digunakan untuk kebutuhan lainnya yang salah satunya adalah kaos kaki, yang apabila memakai bahan ini akan dapat menjadikan poenggunanya terhindar dari bau kaki yang mengganggu karena sifat bahannya yang anti bakteri.


10. Oxford Weave

Bahan terakhir yang kami rekomendasikan, dan juga umum digunakan untuk pakaian dress adalah bahan Oxford Weave yang menggunakan rajutan keranjang, dan umumnya terbuat dari material bulu domba yang berkualitas tinggi.


Oxford Weave ini memiliki ketahanan yang baik dibandingkan katun lainnya, serta lebih lembut dan halus, serta sangat nyaman digunakan dan karena itulah harganya jauh lebih mahal dibandingkan bahan lainnya.



Kesimpulan

Beberapa pilihan bahan kaos yang kami berikan di atas memang belum mencakup semuanya, dan kami yakin bagi beberapa dari Anda yang memahami bahan, pasti ada bahan favorit Anda yang tidak kami masukkan dalam daftar tersebut.


Namun kami rasa daftar di atas sudah cukup untuk digunakan sebagai rekomendasi yang bisa Anda bandingkan dan coba sendiri pada saat mencari bahan yang tepat untuk kaos kesayangan Anda.


Diharapkan setelah membaca artikel ini referensi Anda pada saat memilih bahan kaos terbaik akan semakin bertambah, dan bahkan mencoba serta membandingkanya sendiri sehingga Anda bisa lebih mengerti karakteristik dari masing-masing bahan.