Cara Mengembalikan Warna Baju yang Pudar

 


Pada artikel kali ini, Kami akan membahas mengenai bagaimana cara mengembalikan warna baju yang pudar supaya kembali tampak cantik dan terang seperti baru.


Suatu pakaian berwarna tentunya akan terlihat lebih cantik pada saat warnanya tampak cerah dan terang, namun setelah warna memudar, pakaian tersebut akan terlihat kusam dan tidak sedap dipandang.


Bahan kaos oblong merupakan salah satu bahan yang paling mudah pudar warnanya, terutama apabila Anda tidak memperhatikan proses perawatannya, mulai dari pencucian hingga kepada penyimpanan.


Faktor Penyebab Warna Baju Kusam dan Pudar


Penyebab warna baju menjadi terlihat kusam dan pudar warnanya bisa dikarenakan oleh berbagai faktor, tetapi yang paling utama adalah dikarenakan :

  • Kesalahan teknik mencuci pada bahan tertentu, yang aoabila ini terjadi akan dapat mengurangi daya tahan baju serta menyebabkan warna baju menjadi mudah pudar,
  • Kesalahan pada saat mengeringkan pakaian, entah menggunakan mesin pengering (dryer) ataupun menjemur secara manual di udara terbuka, yang apabila tidak diperhatikan akan dapat membuat warna baju menjadi pudar,
  • Mencampur-aduk baju yang akan dicuci tanpa memisahkan antara pakaian putih dan berwarna, dan tidak memisahkannya berdasarkan warna pakaian,


Faktor-faktor tersebut dapat menjadi salah satu atau bahkan keseluruhan penyebab dari lunturnya warna suatu baju atau membuat baju menjadi tampak kusam pada akhirnya apabila Anda tidak memahaminya.


Baju yang kusam ataupun pudar warnanya tentunya tidak akan sedap untuk dipandang dan dapat menurunkan rasa percaya diri Anda pada saat mengenakannya yang akan berujung pada baju tidak akan dipakai lagi dan Anda mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli baju baru.


Itulah sebabnya menjaga warna pakaian atau membuat warnanya terlihat cerah sangatlah penting untuk dilakukan, yang sayangnya akan sangat sulit apabila Anda tidak mengetahui beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan.



Cara Menjaga Warna Baju Tetap Cerah


Untuk mencegah warna baju menjadi pudar, tentunya Anda perlu mengetahui beberapa tips merawat pakaian sehingga warna pakaian akan tetap cerah dan tidak mudah kusam serta memudar.


Beberapa tips yang bisa Anda coba antara lain sebagai berikut:


1. Mengikuti Instruksi pada Label Baju

Yang paling utama dalam mencegah warna pakaian menjadi pudar adalah dengan mengikuti instruksi pencucian yang umumnya terdapat pada label yang ada di kerah pakaian.


2. Jangan Mencampur Baju yang Berbeda Warna

Tips kedua adalah dengan tidak mencampur pakaian yang berbeda-beda warna pada saat akan dicuci, terutama mencampur antara pakaian berwarna dengan pakaian putih yang akan meningkatkan risiko luntur.


3. Menggunakan Deterjen Khusus Baju Berwarna

Anda juga bisa mencoba gunakan deterjen yang memang dikhususkan untuk menjaga warna pakaian yang memang sudah mengandung formula khusus untuk mengikat warna supaya tidak mudah luntur.


4. Cuci Baju Menggunakan Air Dingin

Tips selanjutnya adalah jangan pernah mencuci pakaian menggunakan air selain air dingin, yang memang terbukti dan dianjurkan untuk menjaga warna pakaian tetap awet serta tidak mudah pudar.


5. Balik Baju Saat Mencuci Pakaian

Untuk hasil mencuci yang lebih baik lagi, Anda bisa membalik pakaian (bagian dalam berada di luar) pada saat akan mencucinya guna mencegah gesekan antara sablon atau aksesoris yang menempel di permukaan luar pakaian.


6. Gunakan Baking Soda Saat Mencuci Baju

Menggunakan baking soda sebanyak setengah cup pada saat mencuci terbukti mampu mengikat warna pakaian dengan lebih baik ketimbang hanya menggunakan air dan deterjen saja.


Ini alasannya kenapa banyak deterjen juga sudah memiliki kandungan baking soda tersebut karena memang sangat baik untuk digunakan.


7. Jangan Menjemur Pakaian Saat Terik

Tips selanjutnya dalam menjaga warna pakaian supaya tidak mudah pudar adalah dengan tidak menjemurnya pada saat matahari terik, dikarenakan pancaran ultraviolet yang dihasilkan akan mudah memudarkan pakaian.


8. Jangan Terlalu Lama Mengeringkan Pakaian

Pada saat mengeringkan pakaian, usahakan jangan dibiarkan terlalu lama, terutama apabila Anda menggunakan mesin pengering (dryer) dikarenakan pakaian yang dibiarkan terlalu lama di dalam mesin tersebut akan lebih mudah pudar warnanya.


9. Menggunakan Pelembut Pakaian Saat Mencuci

Untuk meminimalisir kekuatan gesekan antar pakaian pada saat mencuci, cobalah untuk menggunakan pelembut yang akan berfungsi melapisi pakaian sehingga gesekan kasar antar pakaian akan berkurang.


10. Jangan Menggunakan Pemutih (Bleach)

Tips terakhir yang perlu diperhatikan adalah dengan tidak menggunakan pemutih atau minimal mengurangi penggunaannya. Hal ini dikarenakan pemutih akan dapat melemahkan serat kain dalam jangka panjang, yang akan mengakibatkan warna pakaian cepat pudar dan kusam.


Dengan mencoba beberapa tips di atas, diharapkan Anda dapat mencegah warna pakaian menjadi luntur, mudah pudar, dan terlihat kusam sehingga tetap awet digunakan dalam waktu yang lama.



Cara Mengembalikan Warna Baju yang Pudar


Lalu bagaimana untuk warna baju yang sudah pudar? Apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan warna baju tersebut atau tidak ?


Meskipun hal tersebut sulit dilakukan, namun masih ada beberapa hal yang bisa Anda coba terlebih dahulu supaya warna baju kembali cerah seperti semula dan terlihat cerah serta tidak kusam.


Beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam mengembalikan warna baju yang pudar kembali seperti semula antara lain adalah sebagai berikut:


1. Manfaatkan Khasiat dari Yodium

Yodium merupakan senyawa kimia yang banyak ditemukan di dalam kandungan garam yang ternyata berkhasiat untuk mengembalikan kecerahan warna baju yang memiliki.


Campurkan garam beryodium pada rendaman pakaian kotor yang akan Anda cuci dan pastikan tersebar secara merata pada seluruh baju yang akan Anda cuci. Yodium tersebut nantinya akan membantu mengikat warna dan mengembalikan baju kusam menjadi cerah kembali.


2. Manfaatkan Khasiat dari Lemon

Selanjutnya, cara untuk mengembalikan warna baju yang pudar adalah dengan memanfaatkan khasiat yang di dapat dari buah lemon. Buah Lemon adalah buah yang kaya akan vitamin C dan memiliki fungsi yang serupa dengan citrun. Gosokkan lemon pada saat mencuci baju supaya warnanya yang pudar akan kembali menjadi cerah seperti semula.


3. Manfaatkan Khasiat dari MSG

Warna kusam pada baju juga dapat dikarenakan adanya noda yang menempel pada bahan, sehingga Anda perlu untuk menghilangkannya. Salah satu cara yang efektif dalam mengangkat noda yang membandel adalah dengan menggunakan MSG pada saat akan mencuci pakaian yang dicampur dengan deterjen khusus untuk pakaian berwarna.


4. Manfaatkan Khasiat dari Lada Hitam

Lada hitam juga memiliki khasiat dalam menjaga serta mengembalikan warna baju menjadi cerah kembali seperti semula yang dapat Anda coba. Sebaiknya tidak digunakan terlalu banyak dan hanya pakai sekitar beberapa sendok teh saja pada saat mencuci.


5. Manfaatkan Khasiat dari Baking Soda

Seperti telah disebut sebelumnya, Baking Soda juga mampu menjaga serta mengembalikan warna pakaian menjadi cerah seperti sedia kala. Gunakan setengah cup saat mencuci untuk dapat merasakan khasiatnya.


6. Jangan Gunakan Mesin Pengering

Untuk baju yang sudah pudar, sebaiknya Anda menghindari penggunaan mesin pengering dan keringkan secara manual saja. Ini karena panas dari mesin pengering apabila baju dibiarkan di dalamnya terlaliu lama akan dapat dapat semakin merusak warna pakaian yang Anda ada di dalamnya.


7. Jangan Terlalu Sering Mencuci Baju

Baju juga dapat kamu cegah menjadi kusam dan kembali kamu pertahankan kecerahannya adalah dengan tidak terlalu sering mencuci baju. Kamu dapat memperkirakan banyaknya baju tersebut sudah dicuci dalam satu minggu. Artinya, cobalah tidak terlalu sering menggunakan pakaian yang sama lalu mencucinya.


8. Jangan Mencampur Baju saat Dicuci

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membantu supaya baju kembali cerah adalah dengan menghindari pakaian dicampur saat dicuci seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya.


Mencuci baju dengan cara dicampur diketahui dapat membuat warna dari pakaian lain menempel dan menutupi warna pakaian sebenarnya. Jadi sebaiknya Anda memisahkan baju berdasarkan warnanya pada saat akan dilakukan pencucian.


9. Jangan Menjemur Baju Terlalu Lama

Yang terakhir adalah menghindari menjemur baju, terutama yang sudah pudar dan kusam, terlalu lama di bawah matahari yang terik. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, sinar matahari akan dapat memudarkan warna, sehingga pastikan tidak terlalu terik pada saat menjemur dan jangan dibiarkan menggantung terlalu lama.


10. Menggunakan Wantek untuk Mengembalikan Warna

Cara terakhir yang bisa Anda coba lakukan adalah dengan menggunakan bubuk Wantek alias Wantex yang sesuai dengan warna baju yang ingin Anda pulihkan kembali warnanya.


Gunakan 1 bungkus Wantex pada 3 liter air untuk setiap baju yang ingin Anda pulihkan, rebus dalam panci besar sambil mengaduk baju selama 15 menit, matikan api dan terus aduk sampai air menjadi dingin, bilas baju dengan air dingin yang bersih sebanyak 5-6 kali, kemudian jemur pakaian di tempat yang tidak terik.



Dengan mengikuti salah satu atau beberapa tips di atas, kami harapkan baju Anda yang telah pudar ataupun kusam akan dapat kembali cerah dan terang seperti baru sehingga akan menambah rasa percaya diri saat mengenakannya serta tidak membuang uang untuk membeli baju baru.



Kesimpulan

Baik dalam menjaga maupun mengembalikan warna pakaian dari terlihat kusam dan pudar memang membutuhkan perawatan ekstra yang harus selalu Anda perhatikan, mulai dari jenis bahas, cara mencuci, hingga bagaimana mengeringkan baju tersebut dengan aman sehingga warna akan selalu tampak cerah.


Kami harapkan setelah membaca panduan mengenai cara mengembalikan warna baju yang pudar ini Anda dapat mencoba menerapkannya sendiri pada baju kesayangan sehingga dapat mengembalikan kecerahan warna baju milik Anda tersebut seperti sedia kala.

5 Cara Mencuci Kaos Katun dengan Tepat

 


Hati-hati dalam memilih cara mencuci kaos katun yang kamu gunakan, jika kamu salah memilihnya maka kamu akan gagal merawat kaos tersebut. Seperti yang mungkin kamu ketahui, teknik mencuci yang tidak tepat adalah salah satu penyebab utama rusaknya kaos. Kaos sebagai pakaian yang dikenakan, pastinya harus dicuci agar kembali bersih. Cuci kaos ini dilakukan dengan menggunakan sabun cuci dan pastinya air. Setelah dicuci, kemudian kaos akan dijemur dan setelah kering akan disetrika. Prosedur yang dilakukan untuk membuat kaos kembali bersih ini ternyata beresiko membuat kaos menjadi tidak tahan lama. Lalu apa yang harus kamu lakukan?


Tentunya kamu harus tahu apa bahan kaos yang kamu gunakan dan bagaimana cara mencuci kaos tersebut dengan tepat. Jika kamu menggunakan kaos berbahan katun, maka kamu perlu mengetahui bahwa ada beberapa panduan dan cara untuk mencuci kaos katun ini dengan tepat. Cara tersebut juga merupakan cara merawat kaos distro yang banyak direkomendasikan. Pernahkah kamu ketahui informasi ini sebelumnya? Jika kamu belum mengetahuinya, maka bagian berikut ini akan memaparkan penjelasan tahap demi tahapnya untuk kamu pelajari.


5 Cara Mencuci Kaos Katun dengan Tepat dan Sesuai Panduan

Bahan katun pada kaos biasanya akan dilengkapi label di bagian dalamnya. Label ini berisi informasi bagaimana cara mencuci kaos tersebut dengan tepat. Pernahkah kamu memperhatikannya? Jika kamu belum pernah memperhatikannya, maka berikut ini akan dijelaskan kelima cara tersebut. Lima cara ini akan menjelaskan bagaimana kamu dapat mencuci kaos katun dengan bersih, namun tetap menjaga kaos tetap bagus dan tahan lama juga.


1. Gunakan Mesin Cuci Standar (Standard Machine Wash)

Cara pertama untuk memastikan kaos katun kamu tidak mudah rusak walau dicuci dengan bersih adalah dengan memilih mesin cuci yang digunakan. Jika kamu menggunakan mesin cuci, pilihlah mesin cuci yang standar saja. Artinya tidak perlu mesin dengan teknologi tinggi yang mampu mencuci dengan kecepatan tinggi, air panas, dan fasilitas lainnya. Cukup mesin cuci yang normal saja.


2. Gunakan Mesin Pengering dengan Tingkat Panas Normal (Tumble Dry Normal Low Heat)

Jika pada mesin cuci baju yang kamu gunakan ada fungsi pengering, maka keringkan kaos katun yang dicuci dengan tingkat panas normal. Jangan memilih tingkat panas yang terlalu tinggi, hanya karena kamu ingin baju lebih cepat kering.


3. Jangan Diperas (Do Not Wring)

Setelah baju selesai dicuci, hindari untuk memeras baju. Baju yang diperas saat dicuci akan lebih cepat rusak lapisan kainnya. Selain itu, memeras kaos akan membuat sablon pada kaos lebih mudah lepas dan merusaknya.


4. Jangan Gunakan Pemutih (Do Not Bleach)

Saat kamu mencuci kaos berbahan katun, sebaiknya kamu tidak menggunakan bahan pemutih. Walaupun warna kaos adalah putih, pemutih pada bahan katun akan membuat warna aslinya memudar. Jadi kaos kamu lama kelamaan akan terlihat lusuh dan tidak bagus lagi dikenakan.


5. Setrika dengan Temperatur Maksimal 200 Derajat (Hot Iron up to 200 degree)

Terakhir dalam hal menyetrika kaos yang baru dicuci, kaos katun tidak boleh disetrika terlalu panas. Kamu hanya boleh setrika kaos ini dengan temperatur maksimal 200 derajat. Lebih dari itu, katun akan meleleh dan sablonnya pun akan rusak.



Demikianlah tadi beberapa cara mencuci kaos katun dengan tepat dan sesuai panduan yang tertera di label kaos. Jika kamu menerapkan cara dan panduan di atas, tentunya kini kamu tidak perlu khawatir kaos katun kamu cepat rusak. Kaos kamu akan selalu terjaga dan bagus kondisinya jika kamu pun selalu merawatnya. Salah satu bentuk perawatan yang dapat kamu lakukan tersebut adalah dengan tidak mencucinya sembarangan. Jadi selamat merawat kaos katun kamu ya!

Sulap Kaos Polos Kamu Dengan 3 Trik Praktis Ini

 


Kebanyakan dari kita pastinya dengan mudah membuang kaos polos yang sudah terlupakan di lemari karena ada banyaknya kaos baru yang memiliki warna lebih cerah dan ukuran lebih pas. Kita akan membahas 3 tips mudah yang bisa kamu lakukan di rumah. Dengan tips ini kamu bisa membuat kaos tua kamu menjadi lebih menarik dengan teknik pewarnaan dan potongan yang akan kita bahas secara mendetail dibawah ini.


Semua bahan juga merupakan bahan dasar rumah tangga. Namun kamu tetap harus menyiapkan pewarna tekstil yang sangat mudah kamu temukan di warung atau toko yang menjual pernak pernik pakaian. Bisa juga kamu mencari pewarna pakaian secara online, namun pastinya kamu masih harus menunggu beberapa hari pengiriman barang.


Setelah membaca ini, kamu pasti ingin langsung mencoba ke kaos bekas yang kamu punya. Karena itu kami merekomendasikan untuk segera mencari pewarna tekstil di toko terdekat di rumah kamu. Langsung saja, ayo kita mulai bahas teknik yang pertama.


Aplikasikan Teknik Dip Dye

Nah tips yang pertama adalah dengan mengaplikasikan teknik Dip Dye ke kaos polos kamu. Dengan peralatan seadanya dan modal pewarna yang terjangkau, kamu bisa menghasilkan aksen gradasi yang sangat menarik selayaknya kaos yang dibanderol dengan harga mahal. Caranya pun tidak sulit.


Mau coba? Pertama-tama, siapkan peralatan berikut ini.

  • Kaos polos
  • Pewarna pakaian
  • Sarung tangan tebal
  • Air panas
  • Wadah


Setelah menyiapkan peralatan dengan lengkap, ikuti proses teknik Dip Dye berikut secara berurutan.


Tahap #1: Campurkan pewarna pakaian yang sudah kamu beli, sekitar seperempat tutup botol, baiknya kamu sesuaikan dengan jumlah kaos polos yang ingin kamu warnai, ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.

Masukkan air panas, tidak perlu mendidih, namun dengan panas yang cukup agar pewarna mudah larut dalam air tadi. Jika kamu menggunakan air dingin, takutnya pewarna tidak rata larut dalam air dan proses pewarnaan menjadi tidak sempurna.


Kamu juga perlu memperhatikan kepekatan warna, jangan sampai terlalu pekat, yang kita cari adalah warna pewarna yang cukup cerah untuk digunakan.


Tahap #2: Cuci semua kaos polos yang ingin kamu warnai, jangan sampai tersisa noda dan kotoran, karena pastinya akan menghalangi pewarnaan pada bagian yang kita inginkan.


Jangan lupa untuk memeras kaos yang sudah dicuci dengan air biasa sampai benar-benar kering, namun kamu tidak perlu sampai menyetrikanya, cukup dengan cara memeras dengan rata.


Tahap #3: Jika sudah, kamu tinggal menyelupkan bagian yang ingin kamu warnai dengan teknik ini, kamu bisa mencelupkan bagian bawah kaos atau bisa juga di lengan sampai bagian kerah kaos.


Rendam paling tidak selama 30 menit agar warnanya meresap habis sampai ke setiap serat kaos.


Tahap #4: Pakai sarung tangan karet atau plastik yang sudah kamu persiapkan sebelumnya. Kenapa perlu sarung tangan jenis ini? Pastinya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan sarung tangan kain karena pewarna tidak meresap ke sarung tangan sehingga tangan kamu tidak terkena pewarna dan sarung tangan juga lebih mudah dibersihkan.


Disini, kamu perlu memeras bagian kaos yang kamu warnai sampai kering, kemudian bilas dengan air biasa. Hati-hati dalam penggunaan air, karena jika agak panas, akan membuat luntur pewarna yang sudah menempel di kain.


Keringkan kain di jemuran selama 15 menit atau lebih, sampai pewarnanya setengah kering.


Tahap #5: Tahap yang paling penting, adalah dengan mengambil bubuk pewarna secukupnya dan taburkan ke bagian yang sudah kamu warnai tadi. Hal ini berguna untuk menimbulkan efek berkilau pada bagian tersebut.


Trik ini agak sulit, karena kamu harus pengalaman dalam menaburkan jumlah yang tepat, karena jika terlalu banyak akan terlihat kurang baik, terlebih jika kamu beberapa kali kurang rata menaburkan bubuk pewarna. Sehingga kamu harus menaburkan ulang, yang berakibat bubuk yang telalu banyak dan malah menjadi berlebihan.


Tahap #6: Jemur kembali kaos yang sudah kamu Dip Dye tadi, sampai kering total. Kemudian jangan lupa dicuci dulu ya sebelum digunakan. Hal ini karena pewarna tadi biasanya tidak baik jika terkena kulit kamu secara langsung tanpa dibilas terlebih dahulu karena bisa menyebabkan iritasi ringan dan gatal-gatal.


Pangkas Kaos Menjadi Tank Top Praktis


Dengan cara ini, kamu tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli tank top baru. Karena kamu bisa menggunakan kaos lama yang kamu miliki. Sebenarnya mudah, potong setiap lengan kaos dan kerah kaos dengan teknik berikut. Gimana ya tekniknya? Simak tutorial dari kami berikut ini.


Tahap #1: Persiapkan kaos untuk dijadikan tank top. Semua kaos lamamu bisa jadi bahan percobaan termasuk kaos kamu yang menjadi longgar atau kaos milik saudara mu yang berukuran lebih besar.


Tahap #2: Potong dengan menggambar terlebih dahulu bagian-bagian yang ingin dipotong agar hasilnya bisa menjadi lebih rapi. Disini, kamu bisa menggunakan cetakan berupa kertas koran sebelum kamu mulai memotong. Kemudian kertas koran yang sama bisa kamu balik untuk memotong bagian yang di sebelahnya agar memiliki ukuran yang sama persis.


Tahap #3: Potong dengan rapi menggunakan gunting kain yang tajam. Jika tidak, akan muncul serat pada bekas potongan yang bakal kelihatan kurang rapi. Namun hal ini bisa diakali dengan menjahit bagian sisi potongan tadi agar lebih bagus hasilnya, namun pastinya akan membutuhkan kerjaan tambahan buat kamu.


Tanpa dijahitpun asal kamu bisa mengguntingnya dengan rapi, tank top hasil buatan kamu dari kaos polos ini sudah sangat presentable dan cocok untuk kamu pakai buat liburan ke pantai.


Disini selalin kaos bekas yang kamu punya, kamu bisa menggunakan kaos yang berukuran lebih besar karena nantinya bisa jadi sebuah tank top yang lucu seperti gambar di bawah.


Tahap #4: Kamu juga bisa memotong bagian bawah kaos jika ukurannya lebih besar dari tubuh kamu karena hasilnya akan keren. Selain itu, teknik ikatan bagian perut pada kaos juga bisa diterapkan. Hasilnya bisa menjad benar-benar menarik.


Desain Jadi Kardigan Keren


Ada banyak kaos lengan panjang di lemari pakaian kamu? Tips ini cukup simpel karena kamu tinggal menyiapkan dalaman yang cocok warnanya, kancing 19mm, gunting, benang dan setrika.


Berikut cara membuat kardigan fresh dari kaos lengan panjang bekas kamu.


Tahap #1: Bentangkan kaos lengan panjang kamu di meja atau lantai. Temukan bagian tengah yang ingin dipotong. Kamu bisa melipat dua terlebih dahulu kaos tersebut, kemudian tandai garis tengahnya dengan tepat.


Tahap #2: Potong dengan gunting secara hati-hati.


Tahap #3: Setelah dipotong, tandai bagian kancing secara vertikal menggunakan setrika kira-kira selebar 7cm di setiap sisi bekas potongan. Tahap ini penting agar kamu bisa menempatkan posisi kancing dengan benar. Jangan lupa untuk mencoba mengepaskan ke tubuh kamu agar tidak terlalu ketat, dan juga tidak terlalu longgar.


Tahap #4: Posisikan kancing tepat diatas perut dan voila, dengan tambahan dalaman yang tepat, kamu sudah mendapatkan sebuah kardigan keren untuk dipakai jalan-jalan hari ini.



Mudahnya Modif Kaos Kamu

Gimana mudah sekali kan pembuatannya? Semua bahan diatas bisa kamu temukan di rumahmu, namun tentu saja kamu harus membeli terlebih dahulu pewarna tekstil yang berkualitas. Harganya pun sangat terjangkau. Jadi tidak ada lagi kata bosan dengan kaos yang kamu punya. Karena dengan teknik Dip Dye kamu bisa mendapatkan gradasi warna menarik dengan murah.


Kalaupun kaos kamu menjadi kebesaran kamu bisa menggunakan dua teknik lainnya, dimana kaos kamu bisa kamu sulap menjadi tank top ataupun kardigan keren. Masih mau membuang kaos polos di rumah kamu? Ayo mulai kreasi di rumah dengan teknik-teknik yang sudah kita bahas barusan. Selamat mencoba!

3 Cara Memilih Kaos Ukuran Besar yang Tepat

 


Memiliki badan berukuran ekstra, tentu membuat kamu harus tahu apa cara memilih kaos ukuran besar yang tepat dan tidak mengecewakan. Kebanyakan kaos memang lebih umum ditemukan dalam satu ukuran (all size). Namun tidak perlu berkecil hati, karena kaos berukuran besar (plus size) tetap ada dan dapat kamu beli dengan kualitas dan desain yang tidak kalah dari kaos berukuran umum seperti tadi disebutkan. Sayangnya memang kaos yang berukuran besar ini persediaannya terbatas. Jadi ketika kamu ingin membeli produk tersebut, maka kamu disarankan untuk melakukan pertimbangan yang matang.


Seperti dijelaskan sebelumnya dan tentunya sudah kamu rasakan sendiri, kaos adalah pakaian yang sangat nyaman untuk dikenakan. Begitu juga bagi kamu yang memiliki ukuran badan ekstra. Bentuk kaos yang sederhana pastinya akan memudahkan kamu saat bergerak dan beraktivitas. Walau kaos bagi tubuh ukuran ekstra sangat nyaman saat dikenakan, ternyata produksi dan penjualan dari kaos berukuran besar ini masih sulit ditemukan. Kebanyakan kaos yang dijual adalah dalam ukuran umum saja, seperti S/ M/ L/ XL. Bagaimana jika kamu membutuhkan kaos yang ukurannya lebih besar lagi?


Tentu kamu perlu mencari kaos dengan menggunakan beberapa pertimbangan yang akan dijelaskan di bawah ini. Cobalah gunakan cara memilih kaos ukuran besar yang tepat ini untuk membuat kamu mendapatkan kaos yang tepat ukurannya, nyaman dikenakannya, dan tidak mengurangi rasa kepercayaan diri penggunanya. Informasi yang kamu butuhkan tersebut dapat kamu ketahui dengan menyimak penjelasan pada bagian di bawah ini.


3 Pertimbangan dalam Cara Memilih Kaos Ukuran Besar Agar Tidak Mengecewakan

Memang sulit sekali bukan menemukan penjual kaos yang menyediakan ukuran besar seperti XXL/ XXXL/ atau XXXXL bahkan lebih? Itulah mengapa saat kamu berniat membeli kaos berkuran besar, terlebih dahulu kamu harus mempertimbangkan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu. Setelah kamu dapat menentukan informasi yang dibutuhkan, barulah kamu dapat mencari kaos ukuran besar dengan hasil pertimbangan tadi. Jadi apa saja yang perlu kamu pertimbangkan? Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing hal tersebut.


1. Ukuran dan Bahan Kaos yang Nyaman

Kaos penting untuk kamu ketahui apa saja pilihan ukurannya dan pilihan jenis bahannya. Sebelum membeli, lakukan riset terlebih dahulu mengenai berbagai ukuran yang tersedia untuk kaos besar pada setiap brand kaos yang ada. Namun selain itu, kamu juga perlu mengetahui apa pilihan bahan kaos yang bagus yang tersedia. Pastikan baik ukuran ataupun bahan yang kamu pilih adalah yang paling nyaman diantaranya.


2. Kaos yang Meningkatkan Kepercayaan Diri

Terkadang bagi kamu yang memiliki ukuran tubuh ekstra, sulit sekali menemukan pakaian yang tidak membuat kamu tidak percaya diri. Pakaian yang membuat kamu merasa tidak percaya diri ini contohnya adalah pakaian yang terlalu pas di badan atau yang warnanya tidak mengatasi kekurangan tubuh kamu. Jadi pastikan untuk mempertimbangkan hal-hal tersebut sebelum membeli.


3. Pahami Ukuran yang Pas di Tubuh Anda

Setiap tubuh bisa memiliki ukuran yang berbeda tidak bergantung pada ukuran hurufnya. Itulah mengapa sebaiknya kamu mengetahui ukuran pas di tubuh. Artinya, kamu sebaiknya mengukur bagian lingkar dada, lingkar lengan, lingkar perut dan pinggang saat akan mencari kaos berkuran besar untuk dibeli.



Berikut tadi penjelasan mengenai apa saja pertimbangan dalam cara memilih kaos ukuran besar yang sebaiknya kamu lakukan. Alhasil kamu dapat menemukan kaos mana yang ukurannya besar juga nyaman untuk dikenakan. Jadi pastikan untuk memahami penjelasan sebelumnya dengan baik agar dapat mengaplikasikannya dalam memilih kaos ukuran besar yang tidak mengecewakan kamu.

8 Cara Melihat Kualitas Kaos yang Bagus

 


Kualitas kaos yang bagus tentu dapat diketahui melalui berbagai cara melihat kualitas kaos tersebut dari hal-halnya. Hal penilaian kaos yang bagus ini yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk kamu memilih kaos yang tepat. Siapapun tentu tidak ingin membeli kaos yang ternyata kualitasnya buruk, padahal harganya sama dengan kaos kualitas bagus. Itulah mengapa kamu perlu tahu apa saja yang harus kamu nilai dari suatu kaos sebelum membelinya.


Kaos sebagai salah satu jenis pakaian yang tidak pernah habis dimakan zaman pastinya memiliki penggemar yang juga bertahan sepanjang zaman. Selain karena jenis pakaiannya yang mudah dipadukan dengan berbagai pakaian lain, kaos pun memiliki nilai kenyamanan yang paling baik dari berbagai pakaian lain. Kaos dapat dikenakan kapan saja dan bisa dimodifikasi menjadi tema pakaian bagaimana saja sesuai kebutuhan kamu. Sehingga setiap orang pasti secara rutin akan membeli kaos yang dibutuhkannya. Saat membeli kaos, pastinya kamu ingin mendapatkan kaos yang bagus sesuai dengan harga yang kamu habiskan untuk membayarnya. Jadi ketahui apa saja cara melihat kualitas kaos yang bagus dengan memperhatikan beberapa hal penilaiannya berikut ini.


8 Cara Melihat Kualitas Kaos yang Bagus

Tentunya kamu perlu mengetahui apa saja hal yang harus diperhatikan dalam melihat kualitas kaos. Hal-hal tersebut mungkin sebelumnya tidak kamu ketahui, sehingga pada bagian di bawah ini akan dipaparkan secara lengkap apa saja cara melihatnya. Setidaknya, ada 8 hal yang perlu kamu perhatikan untuk menilai kualitas kaos, berikut ini penjelasan mengenai masing-masing hal yang harus dilihat tersebut.


1. Apakah Nyaman saat Dikenakan?

Kualitas kaos yang bagus dapat kamu rasakan ketika sudah mengenakannya. Kaos yang bagus ini akan sangat nyaman dikenakan karena bahannya tidak gerah dan tidak gatal untuk kulit.


2. Jenis Bahan Katun yang Digunakan

Kamu juga dapat menilai kualitas kaos yang bagus dari jenis bahan kaos yang digunakan. Salah satu bahan yang terbaik untuk kaos adalah katun. Namun tidak semua katun juga bagus, kamu harus ketahui apakah katunnya 100% atau campuran dengan bahan lain juga.


3. Kaos Menggunakan Bahan yang Lentur

Ketika kamu menggunakan kaos, tentu kamu dapat merasakan apakah bahannya lentur di kulit. Arti lentur pada pembasahan ini bukan berarti bahan mudah longgar. Lentur yang dimaksud adalah bahannya elastis dan tidak mengganggu pergerakan.


4. Kaos yang Semakin Tua Semakin Lembut Permukaannya

Suatu kaos dengan kualitas yang tinggi juga dapat kamu ketahui dari bagaimana kaos tersebut setelah cukup lama usianya. Kaos yang bagus, semakin lama akan semakin lembut permukaannya bukan malah semakin kasar.


5. Kemungkinan Kaos Mengalami Penyusutan

Perhatikan juga kemungkinan bahan kaos mengalami penyusutan. Penggunaan kaos beberapa kali kemudian dicuci, sangat mungkin menimbulkan efek seperti kaos yang menyusut dari ukuran aslinya.


6. Lihat Reaktif Tidaknya Bahan Kaos

Bahan kaos yang bagus diketahui memiliki karakteristik reaktif. Reaktif dalam hal ini terjadi ketika dilakukan pencabutan warna secara keseluruhan. Kaos yang bagus akan reaktif, karena ternyata bahannya asli, baru, dan tidak campuran.


7. Permukaan Kaos saat Diraba

Kamu juga dapat melihat kualitas kaos yang bagus saat kamu merabanya. Itulah alasan mengapa saat belanja pakaian, penting untuk anda meraba permukaannya dan menilai apakah dengan harga jualnya kualitas bahan tersebut sudah sesuai.


8. Warna Kaos Tidak Mudah Luntur

Hal terakhir yang dapat kamu lihat untuk cara menilai kualitas kaos adalah melalui kualitas warnanya. Bahan kaos yang bagus akan memiliki warna yang tidak mudah luntur. Walau sudah digunakan berkali-kali, warnanya tidak akan memudar dengan cepat.



Jadi itulah tadi hal yang perlu kamu perhatikan dalam cara melihat kualitas kaos yang bagus. Mulai sekarang ingatlah 8 hal di atas sebelum kamu membeli kaos. Nilai kualitas kaos sebelum membeli, agar kamu tidak menyesal. Kaos yang memiliki karakteristik bagus dapat langsung kamu nilai berdasarkan penjelasan yang sebelumnya telah dijelaskan. Oleh sebab itu, selalu nilai barang sebelum membeli ya!

Daftar Bahan Kaos Terbaik yang Ada di Pasaran

 


Dalam artikel kali ini, Kami akan memberikan daftar dari bahan kaos terbaik yang ada di pasaran sebagai rekomendasi untuk Anda yang sedang bingung dalam menentukan mana yang akan Anda gunakan.


Kaos sebagai salah satu pakaian yang paling umum digunakan sehari-hari, entah itu kaos dalam ataupun kaos T-shirt yang Anda kenakan, terbuat dari beragam bahan yang berbeda-beda kualitasnya.


Akibatnya, banyak dari kita yang kebingungan dalam memilih mana bahan kaos yang tepat dan layak untuk digunakan, terutama untuk dipakai harian dan bukan hanya kaos untuk kegiatan tertentu ataupun kaos untuk dibagi-bagikan.


Oleh karena itulah kami ingin memberikan informasi yang diharapkan akan dapat memudahkan Anda dalam memilih bahan kaos terbaik dan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.



Sejarah Kaos


Sebelum era t-shirt mulai berkembang, kaos pada awalnya hanya digunakan sebagai dalaman saja untuk baju, kemeja, dan pakaian lainnya, dan ini masih terus berlaku hinga saat ini.


Tradisi menggunakan kaos sebagai dalaman sudah dimulai sekitar tahun 1913 pada saat Amerika Serikat mempopulerkan penggunaannya sebagai kaos dalam untuk Angkatan Laut mereka.


Setelah Perang Dunia 2, para veteran perang mulai banyak yang berjalan-jalan hanya menggunakan kaos dalaman mereka tersebut, dan pada tahun 1920am sebutan “T-shirt” mulai diakui dan dimasukkan pada kamus Merriem-Webster.


Tidak hanya para veteran perang, T-shirt juga umum digunakan oleh kalangan buruh, petani, dan pekerja kasar, terutama pada masa “Great Depresswion: yang merupakan krisis ekonomi terbesar pertama yang pernah terjadi di Amerika Serikat.


Kepopuleran kaos T-Shirt makin berkembang pada tahun 1950an yang dipopulerkan oleh aktor ternama saat itu Marlon Brando dan setelah itu semakin berkembang menjadi kaos sablon pada 1960an setelah dipopulerkan oleh Andy Warhol.


Kaos sablon bahkan sempat menjadi lambang kebebasan berkespresi, penunjukkan jati diri, dan juga bentuk protes terhadap suatu kebijakan, atau sebagai simbol yang digunakan untuk suatu gerakan.



Tips Memilih Bahan Kaos yang Berkualitas


Dalam memilih bahan kaos yang berkualitas, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan untuk menentukannya, supaya nantinya Anda tidak menyesal dan malah membuang uang yang tidak perlu saat membelinya.


Berikut ini beberapa tips memilih bahan kaos yang akan kami jelaskan berikut ini:

1. Kerapihan Jahitan

Faktor pertama adalah kerapihan jahitan, yang bisa Anda lihat pada garis jahitan yang ada di pinggiran kaos. Semakin rapih dan tidak banyak benang pendek berserakan, maka kualitas kaos tersebut semakin baik.


2. Ukuran Benang

Ukuran benang akan menentukan ketebalan dari kaos tersebut, meskipun bukan berarti bahan yang tipis memiliki kualitas yang buruk, melainkan hanya untuk Anda jadikan pertimbangan dan disesuaikan dengan preferensi serta selera Anda masing-maisng.


Misalnya benang 20s, akan lebih tebal dibandingkan benang 30s dan benang 30s akan lebih tebal dari 40s, sehingga pertimbangkan hal tersebut sebelum membeli kaos.


3. Pilih Bahan yang Tepat

Faktor paling utama adalah memilih bahan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda, serta tentunya sembari mempertimbangkan dari sisi kerapihan jahitan dan ukuran benangnya.


Bahan kaos yang paling umum digunakan saat ini adalah bahan cotton combed, cotton carded, dan juga bahan Polyester, namun masih banyak bahan kaos lainnya yang sebenarnya lebih atau sama kualitasnya, dan biasanya lebih tinggi harganya.


Dengan memperhatikan beberapa tips di atas, diharapkan Anda akan lebih teliti dan lebih seksama memperhatikan kualitas bahan kaos yang akan Anda beli dan gunakan seharai-hari, atau untuk dijual kembali.



10 Bahan Kaos Terbaik di Pasaran


Kami mengumpulkan daftar 10 bahan kaos terbaik yang ada di pasaran saat ini, mulai dari yang paling umum hingga yang kemungkinan besar baru Anda dengar saat ini, terutama apabila Anda tidak begitu mendalami dunia konveksi dan fashion.


Berikut ini kesepuluh bahan kaos terbaik tersebur:

1. Cotton Combed

Bahan cotton combed merupakan bahan yang paling banyak digunakan, dikarenakan teksturnya yang lembut dan juga ketahanannya yang awet serta harga bahan yang terjangkau.


Pada prosaes pembuatannya, tenunan benang disisir dan dihaluskan terlebih dahulu guna membuang benang-benang pendek yang berserakan, sehingga hasilnya adalah tenunan yang berkualitas tinggi dan rapat.


Dikarenakan adanya proses penyisiran atau penghalusan itulah yang menyebabkan secara umum harga bahan kaos cotton combed akan menjadi lebih mahal dibandingkan bahan katun lainnya, tetapi hasilnya akan lebih berkualitas dan benangnya pun lebih rapat dan kuat.


2. Blends

Sesuai namanya, bahan kaos blends merupakan campuran dari dua bahan kaos yang lebih umum digunakan, yaitu bahan katun dan bahan polyester (PE), yang memiliki karakteristik bahan yang dingin dan nyaman saat digunakan.


Kombinasi lainnya adalah dari tiga jenis bahan yaitu bahan polyester, katun, dan rayon yang umum disebut dengan bahan Tri-blends, yang tidak mudah kusam, lembut, dan cukup lentur.


3. Lycra

Bahan lycra sering disebut juga sebagai bahan spandex yang sangat lentur dan halus permukaannya, serta nyaman untuk digunakan sehingga sangat umum dijadikan sebagai bahan untuk seragam atlet, seperti atlet sepeda, dan sering juga dikombinasikan dengan katun untuk memproduksi bra dan pakaian dalam.


Meskipun tergolong bahan sintetis dan tidak alami, tetapi kelenturan dan kenyamanannya menjadikan bahan yang satu ini sangat digemari oleh banyak orang di dunia.


4. Linen

Bahan yang satu ini disebut lebih unggul daripada bahan katun, karena memiliki ketahanan 30% lebih kuat, daya serap air dan keringat lebih tinggi, serta cocok digunakan di segala musim.


Linen juga sangat umum digunakan untuk kaos musim panas, dan materialnya yang terbuat dari serta tumbuhan menjadikan bahan kaos ini aman dikenakan oleh para penderita alergi terutama alergi bahan kimia.


Bahan ini juga termasuk salah satu bahan pakaian tertua, tepatnya diiperkirakan telah digunakan sejak 6000 tahun sebelum masehi pada kebudayaan Mesir Kuno dan juga Mesopotamia, dan bahkan digunakan sebagai kain pembalut mumi yang awet dan berkualitas, karena mumi merupakan jenazah dari para raja-raja.


5. Modal

Bahan modal terbuat dari serat kayu yang sangat lembut serta memiliki aliran pertukaran udara yang baik dan juga baik dalam menyerap keringat sehingga cocok digunakan untuk kaos musim panas.


Nama lain dari bahan ini adalah Polynosic ini juga mudah untuk dicuci baik menggunakan deterjen ataupun dry cleaning, serta dianjurkan untuk menyetrikanya dengan setrika uap supaya bahan kembali licin.


6. Polyester (PE)

Bahan yang juga sangat umum digunakan untuk bahan kaos ini terbuat dari campuran senyawa kimia ethylene glycol dan terephthalic acid sehingga bukan merupakan bahan yang terbuat dari material “alami”.


Namun begitu, bahan ini memiliki keunggulan tersendiri seperti tidak mudah menyusut, sangat mudah dibersihkan, dan sangatlah lembut. Meskipun begitu, para penderita alergi sebaiknya waspada untuk tidak mengenakan bahan jenis ini.


7. Rayon

Salah satu bahan yang juga merupakan buatan manusia alias tidak terbuat dari material “alami” ini memiliki sebutan “Sutera Buatan” dikarenakan karakteristiknya menyerupai bahan sutera tersebut.


Harganya lebih terjangkau dibandingkan sutera dan dibuat dari regenerasi serat selulosa pepohonan dan tanaman, serta sering digunakan sebagai seragam para atlet karena lentur dan baik dalam menyerap keringat.


8. Supima Cotton

Supima Cotton atau Katun Supima merupakan bahan katun yang memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan katun lainnya, serta harganya jauh lebih tinggi karena katun ini lebih langka dan lebih eksklusif produksinya.


Kapas yang menjadi bahan utama dari katun ini produksinya hanya sekitar 1% dari total produksi katun di dunia, dan material utama yang digunakan pada katun supima ini adalah kapas yang berasal dari Amerika Serikat.


Ciri khas dari katun ini adalah seratnya yang lebih panjang 1/2 meter dibandingkan serat katun pada umumnya, serta teksturnya sangat lembut dan warnanya yang lebih cerah, serta memiliki keunggulan-keunggulan katun lainnya.


9. Bamboo Cotton

Cotton Bamboo merupakan salah satu bahan yang cukup naik daun saat ini, karena terbuat dari serat bambu yang memiliki banyak keunggulan dan bahkan menyehatkan seperti anti bakteri, anti bau ketiak, anti listrik statis, dan tentunya ramah lingkungan karena terbuat dari material alami.


Bahan ini juga sangat lembut, kuat, serta elastik dan adem saat dikenakan, dan juga lebih baik dibandingkan bahan cotton combed meskipun memang harganya lebih mahal dibandingkan bahan yang umum lainnya.


Tidak hanya untuk pakaian saja, katun bambu ini pun digunakan untuk kebutuhan lainnya yang salah satunya adalah kaos kaki, yang apabila memakai bahan ini akan dapat menjadikan poenggunanya terhindar dari bau kaki yang mengganggu karena sifat bahannya yang anti bakteri.


10. Oxford Weave

Bahan terakhir yang kami rekomendasikan, dan juga umum digunakan untuk pakaian dress adalah bahan Oxford Weave yang menggunakan rajutan keranjang, dan umumnya terbuat dari material bulu domba yang berkualitas tinggi.


Oxford Weave ini memiliki ketahanan yang baik dibandingkan katun lainnya, serta lebih lembut dan halus, serta sangat nyaman digunakan dan karena itulah harganya jauh lebih mahal dibandingkan bahan lainnya.



Kesimpulan

Beberapa pilihan bahan kaos yang kami berikan di atas memang belum mencakup semuanya, dan kami yakin bagi beberapa dari Anda yang memahami bahan, pasti ada bahan favorit Anda yang tidak kami masukkan dalam daftar tersebut.


Namun kami rasa daftar di atas sudah cukup untuk digunakan sebagai rekomendasi yang bisa Anda bandingkan dan coba sendiri pada saat mencari bahan yang tepat untuk kaos kesayangan Anda.


Diharapkan setelah membaca artikel ini referensi Anda pada saat memilih bahan kaos terbaik akan semakin bertambah, dan bahkan mencoba serta membandingkanya sendiri sehingga Anda bisa lebih mengerti karakteristik dari masing-masing bahan.

19 Jenis Sablon Terbaik Untuk Kaos Yang Awet dan Tahan Lama

 


Dalam memilih jenis sablon terbaik yang terjaga keawetan dan ketahanannya tentunya bukanlah perkara mudah terutama apabila dihadapkan dengan beragam pilihan yang malah akan membingungkan.


Sablon sendiri sudah menjadi salah satu hal yang krusial, terutama pada kaos T-Shirt, yang mampu memberikan ciri khas pada para pemakainya, serta juga mampu menunjukkan ekspresi diri dari si pemakai kaos tersebut.


Karena peminat kaos sablon yang tidak pernah surut dan selalu diminati, tentunya hal ini juga dapat dijadikan ladang usaha bagi mereka yang ingin memulai usaha menjual kaos distro, kaos dengan desain buatan sendiri, ataupun membuka usaha jasa sablon kaos.


Tidak hanya bagi anda sebagai pemilik usaha kaos Distro dan lainnya, mengetahui jenis sablon terbaik untuk kaos yang akan anda gunakan sangatlah penting bagi anda para penggemar dan pengguna kaos supaya tidak terlalu sering membeli kaos baru.


Sebagai pemilik usaha sablon kaos atau menjual kaos di distro, mengetahui jenis sablon yang tepat akan berguna dalam memastikan hasil sablon akan memunculkan kekuatan dari desain yang sudah anda siapkan untuk suatu kaos.


Sementara bagi pengguna, mengetahui jenis sablon terbaik akan berguna pada saat anda akan membeli kaos sablon supaya tidak salah memilih, dan juga pada saat anda ingin menyablon kaos polos yang anda miliki dengan desain pilihan atau buatan sendiri.


Bagi yang tertarik memulai bisnis kaos tanpa perlu membuka toko dan hanya dijalankan secara online, anda dapat membaca salah satu tulisan kami mengenai cara memulai bisnis kaos online yang dapat anda jadikan referensi sebelum memulai usaha.


Kembali ke topik bahasan kali ini, dalam memilih jenis sablon yang awet dan tahan lama, pertama-tama anda harus mengenali terlebih dahulu apa saja ciri dan karakteristik dari suatu tinta sablon dan juga jenis dan warna kaos apa yang tepat untuk sablon jenis tersebut.



Memilih bahan kaos untuk sablon


Mengapa hal-hal tersebut harus kita perhatikan? Itu karena masing-masing tinta sablon memiliki ciri khas sendiri pada saat menempel di suatu jenis bahan, sehingga apabila terdapat ketidakcocokan malah akan menimbulkan hasil yang jelek.


Sementara warna berpengaruh dikarenakan tinta sablon memiliki warna khas dan efek warna yang juga khas sehingga apabila ditempelkan pada warna dasar kaos yang tidak tepat malah akan memberikan hasil yang jelek atau tidak maksimal.


Oleh karena itu, anda perlu memahami apa saja bahan kaos yang umum dan juga baik digunakan untuk mendapatkan hasil sablon yang maksimal sehingga dapat anda persiapkan terlebih dahulu serta tidak asal-asalan dalam menentukan bahan kaos.


Beberapa bahan kaos yang tepat untuk disablon antara lain adalah:

  • Katun Combed (Kaos Cotton Combed) apapun gramasinya,
  • Katun Kardet (Cotton Carded)
  • Bahan Spandex
  • Katun Bambu


Untuk mempermudah anda dalam memilih jenis sablon terbaik, kali ini akan kami berikan 19 daftar tinta sablon yang dapat anda gunakan pada kaos sehingga tetap awet dan tahan lama serta tidak cepat retak, lepas, atau rusak.


Jenis-jenis sablon tersebut antara lain adalah sebagai berikut:


1. Sablon Rubber

Jenis sablon pertama yang akan kami bahas adalah sablon rubber yang memiliki tingkat lekatan yang baik pada bahan kaos, serta sifatnya yang elastis membuat sablon jenis iin sebagai salah satu jenis sablon terbaik, dan termasuk bahan tinta sablon yang termurah.


2. Sablon Plastisol

Sablon jenis plastisol akan memberikan efek warna cerah serta memiliki beragam pilihan warna tinta sehingga bisa disesuaikan dengan warna dasar kaos, dan bahkan telah menjadi sablon yang digunakan sebagai standar internasional, sehingga layak menjadi jenis sablon terbaik untuk anda coba.


Sayangnya, sablon jenis ini tidak tahan panas dalam artian sablon akan mudah mengelupas, sehingga jangan pernah setrika kaos yang menggunakan sablon jenis ini secara langsung di permukaannya, melainkan setrikalah bagian dalam dari kaos tersebut.


3. Sablon DTG

Sablon DTG sering juga disebut metode Print DTG karena untuk melakukan proses sablon ini harus menggunakan printer selayaknya melakukan print pada kertas. Karena menggunakan printer, tidak ada batasan warna untuk kaos yang akan dibuat, tidak seperti pada metode sablon yang lainnya. Biasanya, jasa sablon kaos DTG tidak perlu minimum order dan bisa membuat kaos secara satuan. Jika ingin membuat kaos sablon DTG, anda bisa klik disini.


4. Sablon Flocking

Jenis sablon yang satu ini akan menimbulkan efek bulu-bulu halus (flock) pada permukaannya seperti pada beludru, dan juga sablon ini tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan serbuk atau bubuk pewarna.


5. Sablon Glow in the Dark

Seperti namanya, sablon ini merupakan jenis sablon yang dapat menyala di dalam gelap, dan menggunakan fosfor sebagai bahan utama dari tintanya, serta termasuk ke dalam salah satu jenis sablon terbaik apabila dilihat dari tingkat keawetannya.


6. Sablon Discharge

Jenis sablon yang satu ini termasuk unik dan juga cukup awet, karena sablon jenis Discharge akan mampu meresap ke dalam kain sehingga akan mengubah warna benang yang membentuk kaos tersebut.


Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat menggunakan sablon jenis ini, yaitu kualitas warna yang akan menurun tingkat kecerahannya pada saat sablon meresap, tidak cocok digunakan pada beberapa warna kaos (birum ungu, hijau), dan tidak cocok digunakan pada beberapa jenis kaos.


7. Sablon High Density

Sablon jenis ini merupakan kombinasi antara tinta sablon transparan (Straight Up Gloss) dengan tinta sablon jenis Plastisol yang ditimpa di atasnya supaya menghasilkan efek timbul yang terbilang awet dan tahan lama.


8. Sablon Foil

Menggunakan lapisan dari kertas logam / Foil, sablon jenis ini dapat memberikan efek warna emas atau perak yang mengkilat sehingga tepat digunakan apabila anda menginginkan hasil yang demikian,, serta sablon jenis ini cukup awet dan tahan lama.


9. Sablon Foam / Puff

Sablon jenis Foam ini juga dapat memberikan efek timbul seperti pada sablon High Density, dan permukaannya lembut seperti pada busa, serta cocok digunakan untuk semua bahan katun. Kelemahan sablon ini adalah tidak bisa disetrika langsung dan tidak dapat digunakan untuk mencetak warna gradasi.


10. Sablon Pigmen

Sablon yang satu ini meskipun sudah turun pamornya, tetap banyak dipakai dan digunakan, terutama apabila dipadukan dengan kaos berwarna cerah atau terang. Sablon jenis ini tidak terlalu elastis dan cenderung kaku, serta pada saat luntur akan menyisakan bekas pada kaos.


11. Sablon Glitter

Sablon jenis glitter merupakan sablon yang dapat menimbulkan efek glitter pada warna yang ditimbulkan, serta merupakan salah satu jenis sablon terbaik yang awet dan tahan lama.


12. Sablon Kaviar

Jenis sablon Kaviar (Caviar) ini akan dapat memberikan efek timbul seperti bercak-bercak atau seperti butiran-butiran tidak beraturan pada pemukaannya, yang apabila dikombinasikan dengan desain yang tepat akan menghasilkan kaos yang terlihat mewah dan keren saat dikenakan.


13. Sablon Chromicolor

Sabon ini akan dapat memberikan efek warna cerah yang saat diusap akan terlihat menghilang namun beberapa saat kemudian warnanya akan kembali seperti semula, sehingga menjadikan sablon jenis ini sebagai salah satu jenis sablon terbaik dan juga awet yang ada di pasaran


14. Sablon Thermoflex

Sablon yang menggunakan material cutting dan thermo transfer paper ini mampu menghasilkan warna yang terang dan lebih solid dibandingkan beberapa jenis tinta lainnya, serta dapat dibentuk menjadi timbul sesuai keinginan.


15. Sablon Photopia

Sablon jenis ini menerapkan konsep serupa dengan Glow in The Dark, tetapi yang membedakan adalah warnanya yang dapat berubah-ubah pada tingkat cahaya yang berbeda-beda layaknya bunglon, dan tentunya harganya sangatlah mahal serta langka tersedia di Indonesia.


16. Sablon Polyflex

Polyflex menggunakan material sejenis sticker vinyl dan memiliki hasil warna yang cerah dan detail serta awet dan juga tahan lama, namun sayangnya tidak dapat mencetak warna gradasi dan juga tidak bisa disetrika secara langsung.


17. Sablon Reflektif

Mirip dengan sablon glow in the dark dan Photopia, sablon jenis reflektif merupakan sablon yang dapat memberikan efek berkilau atau menyala, justru pada saat terkena cahaya, baik yang datang dari sinar matahari maupun lampu, dan termasuk ke dalam salah satu jenis sablon terbaik yang awet serta tahan lama.


18. Sablon Aspal (Asphalt)

Sablon ini, sesuai namanya, memiliki tekstur dan warna yang serupa dengan aspal jalanan, serta dapat memberikan efek timbul pada saat digunakan dan juga cukup tahan lama. Meskipun begitu, pilihan warnanya yang terbatas pada 1 warna saja menjadikan sablon ini minim peminat.


19. Sablon Plasticharge

Sablon yang menggunakan bahan dasar minyak campuran antara Plastisol dan Discharge ini mampu menghasilkan kualitas gambar atau desain yang tajam warnanya, dan bisa digunakan pada berbagai warna kaos serta terbilang awet dan juga tahan lama.



Sebenarnya masih banyak lagi jenis sablon yang belum kami cantumkan pada daftar di atas, akan tetapi ke-19 sablon itu adalah yang paling sering dicari dan juga cukup banyak digunakan di dalam industri konveksi dan sablon.


Tips memilih jenis sablon terbaik untuk kaos


Tentunya beberapa jenis sablon di atas tetap berpeluang memberikan kualitas yang kurang baik, dikarenakan keseluruhan proses sablon itu sangat tergantung pada kualitas tinta atau material sablon yang digunakan, dan juga kualitas kaos yang akan menjadi media untuk menampilkan hasil sablon.


Kualitas tinta yang kurang baik akan memberikan hasil yang kurang maksimal, begitu juga dengan pemilihan bahan kaos polos yang tidak cocok dengan jenis tinta akan dapat mengurangi tingkat keawetan dari sablon yang tentunya akan sangat disayangkan apabila terjadi seperti demikian.


Karenanya, janganlah gegabah dan benar-benar pelajari terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan supaya hasil yang didapat juga akan memuaskan serta tidak mengecewakan atau terkesan membuang-buang uang saja.


Entah anda yang meembuka usaha terkait dengan sablon seperti kaos distro ataupun anda yang merupakan penggemar kaos sablon, sama-sama wajib mengetahui lebih dalam mengenai teknik dan jenis tinta sablon yang beberapa telah kami jelaskan di atas.


Diharapkan daftar 19 jenis sablon terbaik yang kami berikan pada tulisan kami kali ini akan dapat membantu anda dalam menambah informasi ataupun pada proses pengambilan keputusan yang tepat sehingga Anda akan merasa puas dengan hasil serta kualitas yang didapatkan.

7 Jenis Kaos yang Cocok untuk Sablon Konveksi

 


Saat kamu memutuskan membangun usaha sablon kaos, pertimbangkanlah jenis kaos yang cocok untuk sablon selain memilih jenis sablonnya. Artinya kedua hal ini akan saling berkaitan dan mempengaruhi. Pilihlah sablon yang sesuai dengan bahan kaos yang kamu pilih, begitu juga pilihlah kaos yang sesuai dengan sablon yang kamu gunakan. Sayangnya kebanyakan orang tidak mengetahui hal ini. Kebanyakan dari mereka menganggap kaos sebelum disablon sama saja jenisnya. Padahal faktanya ada sangat banyak jenis kaos yang berbeda yang jika tidak kamu pilih dengan tepat, bisa saja tidak cocok dengan sablon yang kamu gunakan.


Sablon adalah teknik mencetak desain pada permukaan kaos saat diproduksi. Artinya teknik sablon yang tepat juga salah satu faktor yang akan menentukan kualittas akhir dari kaos yang kamu jual. Jika kamu bingung harus memilih sablon yang mana yang tepat, kamu bisa memilih dulu jenis kaos yang cocok saja terlebih dahulu. Kamu dapat mengetahui apa saja jenis kaos yang cocok untuk sablon ini dengan memahami penjelasan pada bagian berikut.


7 Jenis Kaos yang Cocok untuk Sablon Konveksi

Kamu memutuskan untuk mengembangkan bisnis kaos sendiri, lalu kamu memutuskan untuk menghasilkan kaos yang berkualitas. Tentu kualitas kaos tersebut ditentukan oleh jenis kaos yang cocok dengan sablon di dunia konveksi. Jika kamu belum mengetahui apa saja jenis kaos yang cocok untuk sablon konveksi ini, maka kamu dapat mengetahuinya melalui penjelasan pada bagian ini.


1. Jenis Kaos Bahan Cotton Bamboo

Cotton Bamboo adalah jenis kaos katun yang paling mahal harganya. Bahan katun bambu ini merupakan bahan yang dibuat dari kapas premium (kapas kualitas terbaik) dengan benang dari bambu. Itulah mengapa namanya adalah katun bambu. Tentunya menyablon pada kaos dengan bahan ini akan lebih mudah dan lebih tahan lama. Hasil kaos yang diproduksi pun dapat dijual dengan harga yang lebih mahal.


2. Jenis Kaos Bahan Cotton Carded

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan bahan katun lainnya yang dikenal dengan nama cotton carded. Bahan yang satu ini menjadi bahan yang disebut kualitas kedua dari bahan cotton combed. Karena tidak diolah dengan cara disisir, bahan cotton carded ini memang lebih kasar permukaannya. Namun untuk sablon kaos ini masih bagus dan direkomendasikan.


3. Jenis Kaos Bahan Cotton Combed

Selanjutnya ada juga bahan cotton combed yang diolah dengan cara disisir. Jika kamu ingin menggunakan bahan ini untuk sablon, maka hasilnya pun tidak akan mengecewakan sama sekali. Kamu dapat menggunakan kain katun ini yang ketebalannya 20s, 24s, dan 30s untuk hasil yang maksimal.


4. Jenis Kaos Bahan Cotton Slub

Bahan yang paling sering digunakan sebagai bahan untuk kaos wanita adalah cotton slub ini. Jenis bahan ini memiliki permukaan serat yang tidak merata, sehingga di beberapa bagian kaos ada permukaan yang tebal dan ada juga yang tipis. Bahan ini juga cocok untuk sablon konveksi, karena hasil sablonnya tidak akan mengecewakan.


5. Jenis Kaos Bahan Cotton Spandex

Tidak jarang untuk menghasilkan kaos yang dibuat dengan low budget sebaiknya kamu menggunakan bahan cotton spandex. Walau memiliki harga yang murah, bahan kaos ini tetap baik dan cocok digunakan untuk sablon. Artinya kualitas sablonnya tidak akan menurun.


6. Jenis Kaos Bahan Supima

Lain lagi jika kamu ingin menghasilkan kaos yang eksklusif, maka gunakan bahan supima. Bahan ini hanya diproduksi dari perkebunan kapas di Pima, Amerika Serikat. Jadi hasil bahannya merupakan bahan premium yang memang bagus dan cocok untuk sablon.


7. Jenis Kaos Bahan Tri-Blends

Terakhir ada bahan yang mencampur tiga bahan pakaian sekaligus. Bahan tersebut adalah cotton, viscose, dan juga polyester. Hasilnya bahan ini pun disebut sebagai bahan Tri-Blends. Kamu dapat menggunakannya untuk bahan kaso yang disablon. Jadi hasil sablonnya pun tidak akan mengecewakan.



Demikianlah tadi penjelasan mengenai berbagai jenis kaos yang cocok untuk sablon di berbagai konveksi. Sekarang kamu sudah bisa menentukan bukan apa jenis kaos yang sebaiknya kamu pilih untuk bisnis konveksi yang kamu bangun? Jadi memang penting memilih jenis kaos sebelum melakukan sablon konveksi dalam bisnis kamu. Selamat belajar dan terus mengembangkan bisnis kamu ya!

Bisnis Sablon Kaos: Kelebihan dan Kekurangannya

 


Bisnis sablon kaos adalah peluang usaha yang paling menarik untuk dicoba saat ini, mengingat kaos akan selalu dicari dan dibeli oleh masyarakat. Kaos adalah salah satu jenis pakaian yang tidak habis termakan zaman. Jika di dunia fashion terdapat mode tahunan yang berubah-ubah dari segi corak dan bentuk pakaian dibuat, hal tersebut tidak mempengaruhi keberadaan dari kaos. Sehingga sampai kapanpun kaos masih memiliki pembeli tetap. Jaminan adanya pasar pembeli yang jelas dari penjualan bisnis kaos ini yang kemudian membuat peluang untuk membuka usaha dalam bidang sablon kaos pun tidak pernah mati. Kamu mungkin adalah salah satu orang yang tertarik dengan bisnis sablon ini dan bertanya-tanya mengenai informasi lengkap dari bisnis sablon kaos.


Sablon kaos adalah teknik mencetak gambar, foto, karikatur, typography dan berbagai hasil desain lainnya ke permukaan kaos. Artinya inti dari pembuatan kaos selanjutnya selain memikirkan bahan adalah desain yang akan disablon ini. Karena pentingnya peran sablon dalam pembuatan kaos, maka banyak sekali bisnis sablon manual untuk kaos bermunculan dan saling bersaing. Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis jenis sablon terbaik untuk kaos ini juga, maka ada beberapa hal yang sebaiknya kamu ketahui dahulu. Simak penjelasan lengkapnya pada bagian di bawah ini.


Ketahui Kelebihan dan Kekurangan dari Bisnis Sablon Kaos

Jika kamu ingin memulai suatu bisnis, apapun jenisnya penting untuk kamu mengetahui apa yang menjadi kelebihannya dan apa kekurangannya. Pertimbangan setelah mengetahui kedua hal tersebut dengan baik akan menghasilkan keputusan yang matang. Keputusan yang matang tentang apakah kamu tetap ingin memulai bisnis jenis ini atau memilih bisnis lainnya dapat kamu lakukan setelah mengetahui mengenai kelebihan dan kekurangan dari jenis bisnis yang ingin kamu bangun. Jadi simaklah penjelasan di bawah ini dan segera putuskan memulai atau tidak bisnis tersebut.


Kelebihan

Tentunya mengetahui kelebihan berarti mengetahui apa yang menjadi nilai tambah dari bisnis yang akan kamu bangun. Pertimbangan ini yang akan membuat kamu lebih yakin untuk memulainya. Gunakanlah pertimbangan mengenai kelebihan ini untuk dibandingkan dengan resiko kekurangannya nanti. Jika memang lebih banyak kelebihan daripada kekurangan yang harus ditanggung, maka tidak menjadi masalah untuk kamu memulai bisnis sablon manual untuk kaos milik sendiri.


  • Modal yang Dibutuhkan Terjangkau

Tidak seperti jenis sablon digital, sablon manual tidak membutuhkan banyak alat yang mahal. Sehingga bagi kamu yang berminat membuka bisnis ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.


  • Lebih Banyak Diminati Masyarakat

Kebanyakan pelanggan saat ini memilih untuk menggunakan sablon manual dibandingkan jenis sablon kaos lainnya. Itulah mengapa salah satu keuntungan dalam membangun bisnis jenis ini adalah pasar pelanggannya sudah cukup jelas.


  • Hasil Sablon Kuat dan Tahan Lama

Kelebihan lainnya dari sablon kaos manual adalah hasilnya yang kuat dan tahan lama. Tidak mudah luntur walau dicuci adalah karakteristik sablon yang bagus dan dapat dipercaya hasil kaos yang dijualnya.


Kekurangan

Setelah mengetahui apa saja kelebihannya, selanjutnya kamu penting juga untuk mengetahui apa saja kekurangannya. Mengetahui kekurangan membuat kamu dapat mempertimbangkan mengenai apakah kekurangan tersebut akan menghambat perkembangan bisnis kamu atau tidak. Jika kamu tidak merasa kekurangan yang disebutkan signifikan, maka bisnis sablon kaos dengan cara manual ini sudah siap untuk kamu mulai.


  • Memiliki Banyak Saingan

Saat ini, karena menjamurnya permintaan akan sablon maka semakin menjamur juga saingan bisnis kamu. Jika kamu tidak memiliki modal yang kuat untuk menghadapinya, kamu bisa kalah dalam persaingan.


  • Proses Sablon Cukup Memakan Waktu

Tidak seperti sablon digital yang dapat menghasilkan sablon kaos banyak dalam waktu singkat, sablon manual memakan waktu cukup lama dan tentu tidak dapat menghasilkan banyak kaos sekaligus seperti pada sablon digital dengan teknik fast screen printing.



Demikianlah tadi penjelasan lengkap mengenai apa saja kelebihan dan kekurangan dari bisnis sablon kaos manual yang kamu minati. Jadi bagaimana menurut kamu? Apakah kamu tetap memilih ingin membangun bisnis ini? Apapun resiko kekurangannya, jika kamu memiliki teknik untuk mengendalikannya tidak akan menjadi masalah berarti. Tetap kembangkan bisnis yang kamu punya dengan ulet dan rasakan hasilnya dalam beberapa waktu ke depan.

Strategi dan Budget Usaha Sablon Kaos

 


Pernahkah kamu memiliki keinginan membuka usaha sablon kaos sendiri? Walau memang banyak jenis usaha lainnya, tidak dapat dipungkiri bahwa usaha jenis sablon terbaik bagi kamu yang ingin memulai usaha yang tidak banyak membutuhkan modal dan tenaga juga sudah memiliki pasar yang jelas. Usaha berupa sablon kaos merupakan usaha yang bergerak dalam bidang percetakan desain gambar atau tulisan ke kaos yang akan diperjualbelikan. Artinya, usaha ini memiliki bahan utama berupa kaos dan pastinya tinta juga alat cetak lain. Namun sudahkah kamu pernah berpikir bagaimana cara memulai usaha sablon kaos ini dengan tepat?


Saat kamu membangun usaha dengan gegabah tanpa strategi, maka usaha tersebut sangat rentan mengalami goyangan dan kemudian tidak berkembang dengan baik. Tidak hanya membutuhkan modal yang besar, usaha sablon yang kamu akan bangun harus memiliki target pasar yang jelas dan strategi pemasaran yang menarik. Oleh sebab itu, kamu perlu belajar dari berbagai sumber bagaimana memulai usaha sablon kaos agar berhasil survive.


Tidak mudah untuk kamu mengetahui informasi mengenai cara memulai usaha jenis sablon kaos ini, namun bukan berarti kamu tidak bisa mencarinya dari penjelasan di bawah ini. Penjelasan berikut akan memaparkan apa sebaiknya strategi yang harus kamu siapkan dan berapa kira-kira budget yang harus kamu siapkan untuk memulai suatu bisnis sablon kaos. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


Strategi Bisnis untuk Usaha Sablon Kaos yang Sukses

Ternyata apapun jenis usaha yang ingin kamu buat, sesederhana apapun usaha tersebut menurut kamu, tetap saja ada strategi yang perlu kamu siapkan untuk mendukung proses memulainya. Agar kamu tidak salah dalam merumuskan strategi bisnis, maka simak penjelasan singkat mengenai apa saja yang perlu kamu siapkan sebagai strategi untuk membantu usaha sablon kaos yang kamu bangun menuju kesuksesan.


Pastikan Ada Distributor yang Banyak untuk Pemasaran

Ternyata agar kaos sablon yang kamu buat sukses dan mendatangkan keuntungan, yang terpenting adalah mencari pembeli. Tentu pembeli dapat datang jika ada pemasaran. Jadi kamu sebaiknya memiliki banyak distributor untuk memasarkan kaos-kaos ini. Mulailah dari pemasaran luas ke beberapa pasar di berbagai daerah. Bangun hubungan baik dengan mereka untuk memastikan kaos yang kamu jual dapat laku dan mereka akan kembali memesan.


Pastikan Ada Kerjasama dengan Toko atau Butik yang Buka Sendiri

Selain memasarkan ke distributor di pasar, tidak ada salahnya juga kamu mencoba strategi bisnis lain dengan memasarkannya ke toko atau bukti sendiri. Cara ini dapat kamu lakukan jika kamu memiliki tempat untuk membuka toko. Jual kaos yang kamu hasilkan untuk memberikan keuntungan yang lebih tinggi juga daripada harus menjual ke distributor terlebih dahulu.


Berapa Budget untuk Membuka Usaha Sablon Kaos Sendiri?

Setelah merumuskan strategi, yang tidak kalah penting juga adalah kamu harus menyiapkan sejumlah budget dalam memulai suatu usaha. Bagaimana dengan usaha jenis sablon kaos ini? Berapa biaya yang harus kamu siapkan untuk memulainya?


Biaya memulai usaha sablon akan habis untuk berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Misalnya kamu memerlukan sejumlah uang untuk membeli komputer, walau bukan komputer baru yang paling mahal namun setidaknya perlu budget sebesar Rp3.000.000 untuk pembeliannya. Begitu juga jika kamu membutuhkan printer untuk jenis sablon digital, maka kamu harus membeli printer khusus sablon yang kira-kira harganya Rp4.000.000. Masih ada banyak biaya lain seperti screen, afdruk, bohlam, dan lainnya jika kamu menggunakan teknik manual. Sehingga jika ditotal kira-kira kamu perlu menyiapkan budget Rp10.000.000 hingga Rp15.000.000 untuk membuka satu usaha sablon kaos.


Demikianlah tadi penjelasan lengkap mengenai apa saja strategi dan budget yang perlu kamu siapkan untuk membuka usaha sablon kaos. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan kamu dapat segera memiliki usaha sablon kaos yang kamu idam-idamkan. Selamat memulai usaha!

Tahapan dan Cara Membuat Kaos Polos

Berikut ini akan kami berikan tahapan dan cara membuat kaos polos untuk anda yang sedang mencari tahu mengenai informasi tersebut sehingga dapat memahami dan bahkan melakukannya sendiri dengan baik.


Kaos merupakan salah satu jenis pakaian yang umum digunakan oleh banyak orang di Indonesia, dikarenakan kemudahan dan kenyamanannya untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, dan juga sangat mudah dimodifikasi untuk terlihat keren.


Baik itu sebagai pakaian dalam ataupun pakaian saat melakukan aktivitas, sangat tidak mungkin untuk kita untuk tidak menemui seseorang yang menggunakan kaos sehari-harinya dikarenakan kegunaannya tersebut.


Kaos sendiri terbuat dari beragam jenis bahan, mulai dari yang organik dengan menggunakan bahan kapas (cotton), ataupun bahan sintetis seperti Polyester (PE), atau kombinasi dari keduanya.


Ukuran yang tersedia biasanya bervariasi, mulai dari ukuran untuk balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan ukuran tubuh yang besar pun tersedia dan bisa dibeli di toko pakaian manapun yang anda inginkan.


Anda pun bisa memilih untuk menggunakan kaos polos dengan beragam warna yang tersedia, ataupun kaos sablon dengan desain yang sudah disediakan oleh penjual, atau menggunakan desain anda sendiri.


Meskipun harga untuk satu buah kaos tergolong murah, meskipun tetap tergantung dari kualitas bahannya, tetapi tentunya kaos akan jauh lebih murah apabila anda mengetahui bagaimana cara membuat kaos polos sendiri.


Dan bahkan hal tersebut bisa dijadikan ladang bisnis yang menggiurkan, karena apabila anda mampu memproduksi dalam skala besar tentunya anda bisa menjadi penyuplai bagi toko pakaian atau distro atau bahkan anda bisa memulai bisnis toko pakaian anda sendiri.


Karena itulah pada artikel kali ini, kami ingin memberikan informasi tentang cara membuat kaos polos anda sendiri secara lengkap dan rinci sehingga anda akan tahu persis apa saja yang harus anda siapkan dan lakukan.


Jenis Bahan Kaos


Sebelum membuat kaos polos sendiri, tentunya anda perlu mengetahui apa saja jenis bahan kaos yang tersedia sehingga anda bisa memilih dan menentukan bahan mana yang akan anda gunakan sebagai material utama dari kaos polos yang ingin anda buat.


Secara umum, bahan kaos terbagi menjadi tiga, yaitu bahan kaos yang menggunakan bahan baku alami seperti kapas, wol, dan bambu, kemudian bahan kaos yang menggunakan material buatan (sintetis), dan juga bahan kaos yang mencampur kedua jenis tersebut dengan tingkat persentase yang berbeda-beda.


Untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos yang menggunakan bahan-bahan alami antara lain adalah sebagai berikut:

  • Katun Kombed (Cotton Combed)
  • Katun Karded (Cotton Carded)
  • Katun Bambu (Cotton Bamboo)
  • Linen
  • Sutera


Kemudian untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos sintetis alias buatan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Polyester
  • Nylon
  • Rayon / Viscose
  • Woven


Dan selanjutnya yang merupakan perpaduan antara bahan sintetis dengan bahan alami, umumnya katun/kapas, antara lain adalah :

  • Tetoron Cotton (TC)
  • Hyget
  • Lycra
  • Lacoste PE Pique
  • Hycon


Beberapa hal yang membedakan antara menggunakan kaos yang memakai bahan alami dengan sintetis antara lain adalah:

  • Kaos sintetis umumnya lebih lentur dibandingkan yang menggunakan bahan alami,
  • Kaos sintetis umumnya lebih awet dan tidah mudah menyusut,
  • Kaos sintetis lebih baik dalam menahan panas,
  • Kaos sintetis umumnya anti bakteri,
  • Kaos sintetis lebih murah biayanya dibandingkan yang alami,
  • Kaos alami umumnya lebih adem saat dipakai,
  • Kaos alami tidak menimbulkan alergi atau reaksi kimia,
  • Kaos alami lebih baik bagi proses respirasi.


Dengan mengetahui beberapa informasi yang kami berikan di atas, tentunya anda bisa mulai mencoba memilih mana yang tepat untuk anda olah untuk menjadi kaos polos, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.


Jenis Jahitan Kaos


Ada beberapa jenis atau teknik jahitan yang umum digunakan pada kaos, yang biasanya akan menentukan kecepatan produksi serta kualitas dari kaos yang dihasilkan. Beberapa jenis jahitan tersebut antara lain adalah:

  • Jahit obras, yang menggunakan mesin obras khusus yang umum digunakan untuk menggabungkan bagian lengan dengan badan kaos,
  • Jahit Overdeck, yang menggunakan mesin overdeck dan umum digunakan untuk menjahit bagian lengan dan juga bagian bawah kaos,
  • Jahit Rantai, yang umum digunakan pada bagian leher dari kaos dan juga bagian pundak, biasanya menggunakan mesin jahit jarum dua rantai.


Dapat anda lihat bahwa terdapat beberapa jenis mesin jahit yang digunakan untuk memproduksi kaos, tetapi umumnya hal tersebut dibutuhkan untuk konveksi besar yang memiliki tim penjahit yang banyak.


Untuk anda yang hanya ingin membuat kaos polos sendiri, anda bisa menggunakan mesin jahit yang anda miliki di rumah ataupun membeli mesin jahit untuk kaos polos yang memang dirancang untuk penggunaan pribadi.


Cara Membuat Kaos Polos


Selanjutnya kami akan mulai membahas mengenai tahapan dan cara membuat kaos polos yang umum dilakukan, mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian pengolahan bahan baku menjadi kaos polos tersebut.


1. Persiapan

Tahapan pertama yang perlu anda lakukan adalah mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam membuat kaos polos, yang mana hal-hal termasuk di dalamnya adalah sebagai berikut:

  • Menyiapkan mesin jahit dan alat-alat seperti gunting, staples, dan jarum pentul,
  • Menyiapkan bahan baku kaos,
  • Menyiapkan benang, umumnya yang sesuai dengan warna kaos,


Persiapan ini tentunya sangat diperlukan karena tanpa menyiapkan bahan-bahan di atas anda tidak akan bisa membuat kaos, terutama persiapan bahan baku kaos yang berupa kain dan bisa anda beli di toko konveksi, kemudian menyiapkan benang dengan warna yang sesuai, alat-alat jahit seperti mesin jahit, dan yang cukup krusial adalah membuat pola untuk kaos yang akan dibuat.


2. Pembuatan Pola

Pembuatan pola bisa menggunakan cara manual, di mana anda menggambar dan mengukur sendiri pola tersebut, atau menggunakan software desain pada komputer yang memiliki hasil lebih akurat.


Dengan menggunakan software nantinya anda akan lebih mudah dalam menentukan varian ukuran kaos yang ingin dibuat, seperti S, M, L, XL, dan lain sebagainya, tapi biasanya software CAD/CAM khsuus tekstil harganya lumayan mahal.


3. Uji Coba Pola

Selanjutnya anda perlu menguji coba pola yang telah anda buat tersebut untuk memastikan apakah hasil jadinya sesuai dengan ukuran yang ingin anda terapkan pada kaos polos nantinya.


Caranya, anda perlu melekatkan pola tersebut pada kain yang telah dibeli, kemudian rakit pola tersebut tanpa dijahit, tapi biasanya menggunakan jarum pentul atau staples terlebih dahulu pada setiap lekukannya untuk melihat gambaran hasil jadi dari kaos tersebut.


Ulangi proses pembuatan pola apabila hasil akhirnya belum sesuai dengan yang anda harapkan, sampai anda menemukan ukuran pola yang tepat untuk berbagai varian ukuran yang anda inginkan.


Pada tahapan ini, anda yang ingin memproduksi secara massal atau dalam jumlah banyak juga akan dapat mengetahui seberapa banyak kain yang akan anda beli secara akurat, sehingga anda tidak perlu khawatir akan kelebihan atau kekurangan.


Tetapi perlu diingat bahwa selalu akan ada kemungkinan terjadi produk gagal, yaitu kaos yang hasil jahitannya tidak sesuai pola, sehingga pertimbangkan juga error margin dari produksi kaos yang ingin anda lakukan dan persiapkan lebihan kain yang cukup.


4. Pemotongan

Tahapan selanjutnya adalah memotong kain yang telah anda beli dengan menggunakan pola yang telah siap dan juga telah diuji coba, yang mana hal ini bisa anda coba lakukan sendiri atau serahkan kepada penjahit, terutama kalau anda ingin memproduksi secara massal.


5. Pengelompokan

Tahapan yang umum disebut sebagai sorting ini umumnya dilakukan untuk anda yang memproduksi kaos polos dalam jumlah besar, yang mana pada tahap ini anda akan mengelompokkan kain-kain yang telah dipotong sesuai dengan varian ukurannya.


Pastikan tidak terjadi kesalahan dalam pengelompokan, karena nantinya setiap kelompok kain akan diberikan satu pola, yang mana kalau anda menyerahkan pekerjaan kepada tim penjahit atau vendor konveksi akan dapat meningkatkan risiko gagal produk yang semestinya tidak perlu.


6. Penjahitan Kaos

Selanjutnya adalah proses penjahitan kaos mengikuti pola kain yang telah dipoting, yang mana pekerjaan ini bisa anda kerjakan sendiri atau menyerahkannya kepada tim penjahit yang anda pekerjakan atau kepada vendor konveksi.


Pada produksi massal, tim penjahit atau vendor konveksi tersebut akan membagi-bagi pekerjaan ke beberapa bagian, misalnya sekelompok penjahit akan mengerjakan bagian lengan saja, dan sisanya mengerjakan bagian tubuh, dan apabila ada kerah maka itu akan diserahkan kepada kelompok penjahitnya sendiri.


Setelah masing-masing bagian selesai dijahit, barulah bagian-bagian tersebut dijahit menjadi satu kesatuan kaos polos sesuai keinginan.


7. Inspeksi dan Kontrol Kualitas

Selanjutnya anda bisa mencoba kaos tersebut apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan, dan untuk produksi massal anda perlu memperhatikan kualitas jahitan apakah ada sisa benang yang menggantung, jahitan yang tidak rapih, panjang lengan yang tidak sama, dan lain sebagainya.


8. Setrika / Pressing

Selanjutnya anda sudah bisa menyetrika kaos tersebut untuk kemudian anda gunakan atau dilanjutkan ke proses penyablonan apabila anda ingin menyablon kaos tersebut.


9. Inspeksi Akhir

Untuk produksi masal, biasanya setelah tahap pressing atau setrika tersebut maka akan dilakukan inspeksi ulang terhadap kualitas kaos yang telah jadi tersebut, dan hanya dipilih yang benar-benar kualitas terbaik saja yang dijual ke konsumen.


10. Pengemasan

Setelah semua selesai dilakukan, bagi anda yang ingin menjual kaos-kaos tersebut bisa melakukan proses pengemasan, yaitu dengan melipat kaos-kaos tersebut kemudian dimasukkkan ke dalam kantong plastik transparan, yang akan dikelompokkan berdasarkan warna dan ukurannya, sehingga tidak tercampur-campur saat diterima oleh toko pakaian atau saat dibagikan ke konsumen.



Kesimpulan

Menjahit kaos polos sendiri bisa menjadi awal dari peluang usaha yang besar sehingga tidak ada salahnya untuk anda coba, terutama bagi anda yang memiliki semagat serta antusiasme yang besar terhadap dunia konveksi.


Kalaupun anda tidak bisa menjahit pun tidak masalah, karena anda selalu bisa melemparkan pekerjaan tersebut kepada jasa penjahit, meskipun kami sarankan anda untuk menguasainya supaya lebih mengerti tentang kendala serta masalah yang mungkin terjadi.


Untuk inspirasi bisnis lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel kami lainnya seperti apa saja tips usaha sukses bagi pebisnis pemula, tips usaha kuliner bagi anda yang hobi memasak, beberapa tips usaha modal kecil yang bisa anda coba, dan banyak lagi artike lain yang bisa anda jadikan referensi dan menambah inspirasi anda.


Semoga penjelasan kami mengenai cara membuat kaos polos sendiri ini bisa bermanfaat dan bisa anda jadikan panduan dalam menjahit kaos buatan anda sendiri, atau untuk memahami bagaimana proses pembuatan kaos itu terjadi.

7 Cara Jual Kaos Online dengan Harga yang Tepat

Persaingan menjual kaos secara online seringkali membuat harga jual bersaing ketat, untuk itu dibutuhkan cara jual kaos online yang tepat. Cara yang tepat untuk menjual kaos online ini maksudnya bukan berarti kamu harus menjualnya dengan harga murah. Jika kamu percaya diri dengan kualitas kaos yang kamu produksi, maka harga jual yang tinggi sesuai dengan kualitas kaos tidak masalah kamu berikan. Hanya saja kamu harus tahu bagaimana agar harga kaos yang memang lebih tinggi ini dapat menunjukkan apa kelebihannya dibandingkan kaos lain.


Ada sangat banyak jenis kaos yang dijual secara online. Maklum saja karena bisnis kaos online memang sedang berkembang dan pasarnya pun sangat luas. Itulah mengapa saat kamu ingin mencoba peruntungan dengan cara memulai bisnis kaos online kamu secara juga, maka kamu perlu tahu tips dan cara agar kamu tidak perlu merugi. Walau menjual kaos secara online meluaskan pasar dengan sangat baik, namun persaingan penjualan pun jauh lebih ketat. Ada banyak jenis kaos yang dijual dengan harga murah.


Tentu harga kaos yang murah tersebut bisa saja tidak memiliki kualitas sebaik kaos yang kamu produksi. Artinya, kamu tidak perlu menurunkan harga jual kaos kamu. Hanya saja kamu perlu membuat calon pembeli paham dengan kelebihan kualitas kaos yang kamu jual dan memang harganya adalah harga yang pantas untuk kaos berkualitas tersebut. Pertanyaannya, apa saja cara yang dapat kamu lakukan untuk menjual kaos online ini dengan harga yang tepat?


7 Cara Jual Kaos Online dengan Harga yang Tepat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, persaingan untuk menjual kaos secara online ini cukup ketat. Agar kamu dapat menjual produk kaos dengan harga yang tepat, maka kamu membutuhkan tips-tips yang membuat promosi produk yang dijual menjadi maksimal. Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan dengan mempelajari penjelasannya pada bagian di bawah ini.


1. Ambil Foto Kaos dengan Teknik yang Tepat

Berjualan secara online penting untuk memperhatikan foto kualitas produk yang kamu bagikan. Jika kamu menjual kaos, maka siapkan foto kaos yang diambil dengan teknik yang tepat. Dalam hal ini, pastikan bahwa kaos diambil di lokasi dengan pencahayaan yang cukup dan dari berbagai sudut.


2. Cantumkan Label Woven di Produk

Produk kaos penting memiliki label woven sebagai identitas produk. Artinya kamu harus menjual kaos kamu secara online dengan nama produk (brand) sendiri. Hal ini akan membantu pembeli mudah mengenali produk yang kamu jual dan membedakannya dari produk lain.


3. Gunakan Desain yang Beralasan

Setiap desain yang kamu pilih gunakan pada produk kamu sebaiknya memiliki alasan dibaliknya. Artinya desain harus bermakna dan bercerita. Desain seperti itu yang akan menarik pembeli dan membuat mereka tertarik untuk membeli produk yang kamu jual.


4. Jika Memungkinkan Lakukan Endorse

Walau membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi endorse terbukti bermanfaat untuk menunjukkan kualitas produk dan orang lain mempercayainya. Pilihlah endorse pada influencer marketing yang memiliki nilai kerja dan hasil yang memuaskan. Tak jadi masalah selanjutnya untuk produk memiliki harga yang berbeda.


5. Kemas Produk dengan Menarik

Cara kamu mengemas produk pun penting untuk diperhatikan. Lagi-lagi apa yang dijual secara online baiknya terlihat menarik secara fisik. Salah satu cara terlihat menarik adalah dengan mengemasnya dengan tepat. Sehingga pembeli tidak bosan membeli di toko kamu.


6. Pastikan Kamu Menjual Barang Asli Bukan Tiruan

Agar toko kamu terpercaya dan tidak perlu bersaing dalam hal harga, kamu harus menjamin bahwa barang yang kamu jual asli. Barang original bukan tiruan artinya adalah barang yang dibuat dengan ide dan kreativitas sendiri, tanpa plagiasi ke produk lain yang serupa.


7. Tentukan Harga Jual yang Tepat

Terakhir, walau produk kamu memang unggul dalam segala hal penting untuk mempertimbangkan harga jual. Harga jual tidak harus murah, namun harus sesuai dengan kemampuan beli target pembeli kaos kamu.


Itulah tadi 7 cara jual kaos online dengan harga yang tepat, menghindari persaingan ketat yang merugikan penjualan. Ternyata sangat mudah bukan menggunakan cara-cara yang disebutkan di atas. Jika kamu menerapkan cara di atas dalam memasarkan kaos secara online, maka kaos yang kamu jual tetap akan laku dengan harga yang berbeda. Kamu tidak perlu menjual kaos murah, tetapi kamu wajib menjual kaos berkualitas untuk memiliki pelanggan setia. Pastikan untuk melakukan dan mengikuti panduannya!