19 Jenis Sablon Terbaik Untuk Kaos Yang Awet dan Tahan Lama

 


Dalam memilih jenis sablon terbaik yang terjaga keawetan dan ketahanannya tentunya bukanlah perkara mudah terutama apabila dihadapkan dengan beragam pilihan yang malah akan membingungkan.


Sablon sendiri sudah menjadi salah satu hal yang krusial, terutama pada kaos T-Shirt, yang mampu memberikan ciri khas pada para pemakainya, serta juga mampu menunjukkan ekspresi diri dari si pemakai kaos tersebut.


Karena peminat kaos sablon yang tidak pernah surut dan selalu diminati, tentunya hal ini juga dapat dijadikan ladang usaha bagi mereka yang ingin memulai usaha menjual kaos distro, kaos dengan desain buatan sendiri, ataupun membuka usaha jasa sablon kaos.


Tidak hanya bagi anda sebagai pemilik usaha kaos Distro dan lainnya, mengetahui jenis sablon terbaik untuk kaos yang akan anda gunakan sangatlah penting bagi anda para penggemar dan pengguna kaos supaya tidak terlalu sering membeli kaos baru.


Sebagai pemilik usaha sablon kaos atau menjual kaos di distro, mengetahui jenis sablon yang tepat akan berguna dalam memastikan hasil sablon akan memunculkan kekuatan dari desain yang sudah anda siapkan untuk suatu kaos.


Sementara bagi pengguna, mengetahui jenis sablon terbaik akan berguna pada saat anda akan membeli kaos sablon supaya tidak salah memilih, dan juga pada saat anda ingin menyablon kaos polos yang anda miliki dengan desain pilihan atau buatan sendiri.


Bagi yang tertarik memulai bisnis kaos tanpa perlu membuka toko dan hanya dijalankan secara online, anda dapat membaca salah satu tulisan kami mengenai cara memulai bisnis kaos online yang dapat anda jadikan referensi sebelum memulai usaha.


Kembali ke topik bahasan kali ini, dalam memilih jenis sablon yang awet dan tahan lama, pertama-tama anda harus mengenali terlebih dahulu apa saja ciri dan karakteristik dari suatu tinta sablon dan juga jenis dan warna kaos apa yang tepat untuk sablon jenis tersebut.



Memilih bahan kaos untuk sablon


Mengapa hal-hal tersebut harus kita perhatikan? Itu karena masing-masing tinta sablon memiliki ciri khas sendiri pada saat menempel di suatu jenis bahan, sehingga apabila terdapat ketidakcocokan malah akan menimbulkan hasil yang jelek.


Sementara warna berpengaruh dikarenakan tinta sablon memiliki warna khas dan efek warna yang juga khas sehingga apabila ditempelkan pada warna dasar kaos yang tidak tepat malah akan memberikan hasil yang jelek atau tidak maksimal.


Oleh karena itu, anda perlu memahami apa saja bahan kaos yang umum dan juga baik digunakan untuk mendapatkan hasil sablon yang maksimal sehingga dapat anda persiapkan terlebih dahulu serta tidak asal-asalan dalam menentukan bahan kaos.


Beberapa bahan kaos yang tepat untuk disablon antara lain adalah:

  • Katun Combed (Kaos Cotton Combed) apapun gramasinya,
  • Katun Kardet (Cotton Carded)
  • Bahan Spandex
  • Katun Bambu


Untuk mempermudah anda dalam memilih jenis sablon terbaik, kali ini akan kami berikan 19 daftar tinta sablon yang dapat anda gunakan pada kaos sehingga tetap awet dan tahan lama serta tidak cepat retak, lepas, atau rusak.


Jenis-jenis sablon tersebut antara lain adalah sebagai berikut:


1. Sablon Rubber

Jenis sablon pertama yang akan kami bahas adalah sablon rubber yang memiliki tingkat lekatan yang baik pada bahan kaos, serta sifatnya yang elastis membuat sablon jenis iin sebagai salah satu jenis sablon terbaik, dan termasuk bahan tinta sablon yang termurah.


2. Sablon Plastisol

Sablon jenis plastisol akan memberikan efek warna cerah serta memiliki beragam pilihan warna tinta sehingga bisa disesuaikan dengan warna dasar kaos, dan bahkan telah menjadi sablon yang digunakan sebagai standar internasional, sehingga layak menjadi jenis sablon terbaik untuk anda coba.


Sayangnya, sablon jenis ini tidak tahan panas dalam artian sablon akan mudah mengelupas, sehingga jangan pernah setrika kaos yang menggunakan sablon jenis ini secara langsung di permukaannya, melainkan setrikalah bagian dalam dari kaos tersebut.


3. Sablon DTG

Sablon DTG sering juga disebut metode Print DTG karena untuk melakukan proses sablon ini harus menggunakan printer selayaknya melakukan print pada kertas. Karena menggunakan printer, tidak ada batasan warna untuk kaos yang akan dibuat, tidak seperti pada metode sablon yang lainnya. Biasanya, jasa sablon kaos DTG tidak perlu minimum order dan bisa membuat kaos secara satuan. Jika ingin membuat kaos sablon DTG, anda bisa klik disini.


4. Sablon Flocking

Jenis sablon yang satu ini akan menimbulkan efek bulu-bulu halus (flock) pada permukaannya seperti pada beludru, dan juga sablon ini tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan serbuk atau bubuk pewarna.


5. Sablon Glow in the Dark

Seperti namanya, sablon ini merupakan jenis sablon yang dapat menyala di dalam gelap, dan menggunakan fosfor sebagai bahan utama dari tintanya, serta termasuk ke dalam salah satu jenis sablon terbaik apabila dilihat dari tingkat keawetannya.


6. Sablon Discharge

Jenis sablon yang satu ini termasuk unik dan juga cukup awet, karena sablon jenis Discharge akan mampu meresap ke dalam kain sehingga akan mengubah warna benang yang membentuk kaos tersebut.


Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat menggunakan sablon jenis ini, yaitu kualitas warna yang akan menurun tingkat kecerahannya pada saat sablon meresap, tidak cocok digunakan pada beberapa warna kaos (birum ungu, hijau), dan tidak cocok digunakan pada beberapa jenis kaos.


7. Sablon High Density

Sablon jenis ini merupakan kombinasi antara tinta sablon transparan (Straight Up Gloss) dengan tinta sablon jenis Plastisol yang ditimpa di atasnya supaya menghasilkan efek timbul yang terbilang awet dan tahan lama.


8. Sablon Foil

Menggunakan lapisan dari kertas logam / Foil, sablon jenis ini dapat memberikan efek warna emas atau perak yang mengkilat sehingga tepat digunakan apabila anda menginginkan hasil yang demikian,, serta sablon jenis ini cukup awet dan tahan lama.


9. Sablon Foam / Puff

Sablon jenis Foam ini juga dapat memberikan efek timbul seperti pada sablon High Density, dan permukaannya lembut seperti pada busa, serta cocok digunakan untuk semua bahan katun. Kelemahan sablon ini adalah tidak bisa disetrika langsung dan tidak dapat digunakan untuk mencetak warna gradasi.


10. Sablon Pigmen

Sablon yang satu ini meskipun sudah turun pamornya, tetap banyak dipakai dan digunakan, terutama apabila dipadukan dengan kaos berwarna cerah atau terang. Sablon jenis ini tidak terlalu elastis dan cenderung kaku, serta pada saat luntur akan menyisakan bekas pada kaos.


11. Sablon Glitter

Sablon jenis glitter merupakan sablon yang dapat menimbulkan efek glitter pada warna yang ditimbulkan, serta merupakan salah satu jenis sablon terbaik yang awet dan tahan lama.


12. Sablon Kaviar

Jenis sablon Kaviar (Caviar) ini akan dapat memberikan efek timbul seperti bercak-bercak atau seperti butiran-butiran tidak beraturan pada pemukaannya, yang apabila dikombinasikan dengan desain yang tepat akan menghasilkan kaos yang terlihat mewah dan keren saat dikenakan.


13. Sablon Chromicolor

Sabon ini akan dapat memberikan efek warna cerah yang saat diusap akan terlihat menghilang namun beberapa saat kemudian warnanya akan kembali seperti semula, sehingga menjadikan sablon jenis ini sebagai salah satu jenis sablon terbaik dan juga awet yang ada di pasaran


14. Sablon Thermoflex

Sablon yang menggunakan material cutting dan thermo transfer paper ini mampu menghasilkan warna yang terang dan lebih solid dibandingkan beberapa jenis tinta lainnya, serta dapat dibentuk menjadi timbul sesuai keinginan.


15. Sablon Photopia

Sablon jenis ini menerapkan konsep serupa dengan Glow in The Dark, tetapi yang membedakan adalah warnanya yang dapat berubah-ubah pada tingkat cahaya yang berbeda-beda layaknya bunglon, dan tentunya harganya sangatlah mahal serta langka tersedia di Indonesia.


16. Sablon Polyflex

Polyflex menggunakan material sejenis sticker vinyl dan memiliki hasil warna yang cerah dan detail serta awet dan juga tahan lama, namun sayangnya tidak dapat mencetak warna gradasi dan juga tidak bisa disetrika secara langsung.


17. Sablon Reflektif

Mirip dengan sablon glow in the dark dan Photopia, sablon jenis reflektif merupakan sablon yang dapat memberikan efek berkilau atau menyala, justru pada saat terkena cahaya, baik yang datang dari sinar matahari maupun lampu, dan termasuk ke dalam salah satu jenis sablon terbaik yang awet serta tahan lama.


18. Sablon Aspal (Asphalt)

Sablon ini, sesuai namanya, memiliki tekstur dan warna yang serupa dengan aspal jalanan, serta dapat memberikan efek timbul pada saat digunakan dan juga cukup tahan lama. Meskipun begitu, pilihan warnanya yang terbatas pada 1 warna saja menjadikan sablon ini minim peminat.


19. Sablon Plasticharge

Sablon yang menggunakan bahan dasar minyak campuran antara Plastisol dan Discharge ini mampu menghasilkan kualitas gambar atau desain yang tajam warnanya, dan bisa digunakan pada berbagai warna kaos serta terbilang awet dan juga tahan lama.



Sebenarnya masih banyak lagi jenis sablon yang belum kami cantumkan pada daftar di atas, akan tetapi ke-19 sablon itu adalah yang paling sering dicari dan juga cukup banyak digunakan di dalam industri konveksi dan sablon.


Tips memilih jenis sablon terbaik untuk kaos


Tentunya beberapa jenis sablon di atas tetap berpeluang memberikan kualitas yang kurang baik, dikarenakan keseluruhan proses sablon itu sangat tergantung pada kualitas tinta atau material sablon yang digunakan, dan juga kualitas kaos yang akan menjadi media untuk menampilkan hasil sablon.


Kualitas tinta yang kurang baik akan memberikan hasil yang kurang maksimal, begitu juga dengan pemilihan bahan kaos polos yang tidak cocok dengan jenis tinta akan dapat mengurangi tingkat keawetan dari sablon yang tentunya akan sangat disayangkan apabila terjadi seperti demikian.


Karenanya, janganlah gegabah dan benar-benar pelajari terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan supaya hasil yang didapat juga akan memuaskan serta tidak mengecewakan atau terkesan membuang-buang uang saja.


Entah anda yang meembuka usaha terkait dengan sablon seperti kaos distro ataupun anda yang merupakan penggemar kaos sablon, sama-sama wajib mengetahui lebih dalam mengenai teknik dan jenis tinta sablon yang beberapa telah kami jelaskan di atas.


Diharapkan daftar 19 jenis sablon terbaik yang kami berikan pada tulisan kami kali ini akan dapat membantu anda dalam menambah informasi ataupun pada proses pengambilan keputusan yang tepat sehingga Anda akan merasa puas dengan hasil serta kualitas yang didapatkan.

7 Jenis Kaos yang Cocok untuk Sablon Konveksi

 


Saat kamu memutuskan membangun usaha sablon kaos, pertimbangkanlah jenis kaos yang cocok untuk sablon selain memilih jenis sablonnya. Artinya kedua hal ini akan saling berkaitan dan mempengaruhi. Pilihlah sablon yang sesuai dengan bahan kaos yang kamu pilih, begitu juga pilihlah kaos yang sesuai dengan sablon yang kamu gunakan. Sayangnya kebanyakan orang tidak mengetahui hal ini. Kebanyakan dari mereka menganggap kaos sebelum disablon sama saja jenisnya. Padahal faktanya ada sangat banyak jenis kaos yang berbeda yang jika tidak kamu pilih dengan tepat, bisa saja tidak cocok dengan sablon yang kamu gunakan.


Sablon adalah teknik mencetak desain pada permukaan kaos saat diproduksi. Artinya teknik sablon yang tepat juga salah satu faktor yang akan menentukan kualittas akhir dari kaos yang kamu jual. Jika kamu bingung harus memilih sablon yang mana yang tepat, kamu bisa memilih dulu jenis kaos yang cocok saja terlebih dahulu. Kamu dapat mengetahui apa saja jenis kaos yang cocok untuk sablon ini dengan memahami penjelasan pada bagian berikut.


7 Jenis Kaos yang Cocok untuk Sablon Konveksi

Kamu memutuskan untuk mengembangkan bisnis kaos sendiri, lalu kamu memutuskan untuk menghasilkan kaos yang berkualitas. Tentu kualitas kaos tersebut ditentukan oleh jenis kaos yang cocok dengan sablon di dunia konveksi. Jika kamu belum mengetahui apa saja jenis kaos yang cocok untuk sablon konveksi ini, maka kamu dapat mengetahuinya melalui penjelasan pada bagian ini.


1. Jenis Kaos Bahan Cotton Bamboo

Cotton Bamboo adalah jenis kaos katun yang paling mahal harganya. Bahan katun bambu ini merupakan bahan yang dibuat dari kapas premium (kapas kualitas terbaik) dengan benang dari bambu. Itulah mengapa namanya adalah katun bambu. Tentunya menyablon pada kaos dengan bahan ini akan lebih mudah dan lebih tahan lama. Hasil kaos yang diproduksi pun dapat dijual dengan harga yang lebih mahal.


2. Jenis Kaos Bahan Cotton Carded

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan bahan katun lainnya yang dikenal dengan nama cotton carded. Bahan yang satu ini menjadi bahan yang disebut kualitas kedua dari bahan cotton combed. Karena tidak diolah dengan cara disisir, bahan cotton carded ini memang lebih kasar permukaannya. Namun untuk sablon kaos ini masih bagus dan direkomendasikan.


3. Jenis Kaos Bahan Cotton Combed

Selanjutnya ada juga bahan cotton combed yang diolah dengan cara disisir. Jika kamu ingin menggunakan bahan ini untuk sablon, maka hasilnya pun tidak akan mengecewakan sama sekali. Kamu dapat menggunakan kain katun ini yang ketebalannya 20s, 24s, dan 30s untuk hasil yang maksimal.


4. Jenis Kaos Bahan Cotton Slub

Bahan yang paling sering digunakan sebagai bahan untuk kaos wanita adalah cotton slub ini. Jenis bahan ini memiliki permukaan serat yang tidak merata, sehingga di beberapa bagian kaos ada permukaan yang tebal dan ada juga yang tipis. Bahan ini juga cocok untuk sablon konveksi, karena hasil sablonnya tidak akan mengecewakan.


5. Jenis Kaos Bahan Cotton Spandex

Tidak jarang untuk menghasilkan kaos yang dibuat dengan low budget sebaiknya kamu menggunakan bahan cotton spandex. Walau memiliki harga yang murah, bahan kaos ini tetap baik dan cocok digunakan untuk sablon. Artinya kualitas sablonnya tidak akan menurun.


6. Jenis Kaos Bahan Supima

Lain lagi jika kamu ingin menghasilkan kaos yang eksklusif, maka gunakan bahan supima. Bahan ini hanya diproduksi dari perkebunan kapas di Pima, Amerika Serikat. Jadi hasil bahannya merupakan bahan premium yang memang bagus dan cocok untuk sablon.


7. Jenis Kaos Bahan Tri-Blends

Terakhir ada bahan yang mencampur tiga bahan pakaian sekaligus. Bahan tersebut adalah cotton, viscose, dan juga polyester. Hasilnya bahan ini pun disebut sebagai bahan Tri-Blends. Kamu dapat menggunakannya untuk bahan kaso yang disablon. Jadi hasil sablonnya pun tidak akan mengecewakan.



Demikianlah tadi penjelasan mengenai berbagai jenis kaos yang cocok untuk sablon di berbagai konveksi. Sekarang kamu sudah bisa menentukan bukan apa jenis kaos yang sebaiknya kamu pilih untuk bisnis konveksi yang kamu bangun? Jadi memang penting memilih jenis kaos sebelum melakukan sablon konveksi dalam bisnis kamu. Selamat belajar dan terus mengembangkan bisnis kamu ya!

Bisnis Sablon Kaos: Kelebihan dan Kekurangannya

 


Bisnis sablon kaos adalah peluang usaha yang paling menarik untuk dicoba saat ini, mengingat kaos akan selalu dicari dan dibeli oleh masyarakat. Kaos adalah salah satu jenis pakaian yang tidak habis termakan zaman. Jika di dunia fashion terdapat mode tahunan yang berubah-ubah dari segi corak dan bentuk pakaian dibuat, hal tersebut tidak mempengaruhi keberadaan dari kaos. Sehingga sampai kapanpun kaos masih memiliki pembeli tetap. Jaminan adanya pasar pembeli yang jelas dari penjualan bisnis kaos ini yang kemudian membuat peluang untuk membuka usaha dalam bidang sablon kaos pun tidak pernah mati. Kamu mungkin adalah salah satu orang yang tertarik dengan bisnis sablon ini dan bertanya-tanya mengenai informasi lengkap dari bisnis sablon kaos.


Sablon kaos adalah teknik mencetak gambar, foto, karikatur, typography dan berbagai hasil desain lainnya ke permukaan kaos. Artinya inti dari pembuatan kaos selanjutnya selain memikirkan bahan adalah desain yang akan disablon ini. Karena pentingnya peran sablon dalam pembuatan kaos, maka banyak sekali bisnis sablon manual untuk kaos bermunculan dan saling bersaing. Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis jenis sablon terbaik untuk kaos ini juga, maka ada beberapa hal yang sebaiknya kamu ketahui dahulu. Simak penjelasan lengkapnya pada bagian di bawah ini.


Ketahui Kelebihan dan Kekurangan dari Bisnis Sablon Kaos

Jika kamu ingin memulai suatu bisnis, apapun jenisnya penting untuk kamu mengetahui apa yang menjadi kelebihannya dan apa kekurangannya. Pertimbangan setelah mengetahui kedua hal tersebut dengan baik akan menghasilkan keputusan yang matang. Keputusan yang matang tentang apakah kamu tetap ingin memulai bisnis jenis ini atau memilih bisnis lainnya dapat kamu lakukan setelah mengetahui mengenai kelebihan dan kekurangan dari jenis bisnis yang ingin kamu bangun. Jadi simaklah penjelasan di bawah ini dan segera putuskan memulai atau tidak bisnis tersebut.


Kelebihan

Tentunya mengetahui kelebihan berarti mengetahui apa yang menjadi nilai tambah dari bisnis yang akan kamu bangun. Pertimbangan ini yang akan membuat kamu lebih yakin untuk memulainya. Gunakanlah pertimbangan mengenai kelebihan ini untuk dibandingkan dengan resiko kekurangannya nanti. Jika memang lebih banyak kelebihan daripada kekurangan yang harus ditanggung, maka tidak menjadi masalah untuk kamu memulai bisnis sablon manual untuk kaos milik sendiri.


  • Modal yang Dibutuhkan Terjangkau

Tidak seperti jenis sablon digital, sablon manual tidak membutuhkan banyak alat yang mahal. Sehingga bagi kamu yang berminat membuka bisnis ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.


  • Lebih Banyak Diminati Masyarakat

Kebanyakan pelanggan saat ini memilih untuk menggunakan sablon manual dibandingkan jenis sablon kaos lainnya. Itulah mengapa salah satu keuntungan dalam membangun bisnis jenis ini adalah pasar pelanggannya sudah cukup jelas.


  • Hasil Sablon Kuat dan Tahan Lama

Kelebihan lainnya dari sablon kaos manual adalah hasilnya yang kuat dan tahan lama. Tidak mudah luntur walau dicuci adalah karakteristik sablon yang bagus dan dapat dipercaya hasil kaos yang dijualnya.


Kekurangan

Setelah mengetahui apa saja kelebihannya, selanjutnya kamu penting juga untuk mengetahui apa saja kekurangannya. Mengetahui kekurangan membuat kamu dapat mempertimbangkan mengenai apakah kekurangan tersebut akan menghambat perkembangan bisnis kamu atau tidak. Jika kamu tidak merasa kekurangan yang disebutkan signifikan, maka bisnis sablon kaos dengan cara manual ini sudah siap untuk kamu mulai.


  • Memiliki Banyak Saingan

Saat ini, karena menjamurnya permintaan akan sablon maka semakin menjamur juga saingan bisnis kamu. Jika kamu tidak memiliki modal yang kuat untuk menghadapinya, kamu bisa kalah dalam persaingan.


  • Proses Sablon Cukup Memakan Waktu

Tidak seperti sablon digital yang dapat menghasilkan sablon kaos banyak dalam waktu singkat, sablon manual memakan waktu cukup lama dan tentu tidak dapat menghasilkan banyak kaos sekaligus seperti pada sablon digital dengan teknik fast screen printing.



Demikianlah tadi penjelasan lengkap mengenai apa saja kelebihan dan kekurangan dari bisnis sablon kaos manual yang kamu minati. Jadi bagaimana menurut kamu? Apakah kamu tetap memilih ingin membangun bisnis ini? Apapun resiko kekurangannya, jika kamu memiliki teknik untuk mengendalikannya tidak akan menjadi masalah berarti. Tetap kembangkan bisnis yang kamu punya dengan ulet dan rasakan hasilnya dalam beberapa waktu ke depan.

Strategi dan Budget Usaha Sablon Kaos

 


Pernahkah kamu memiliki keinginan membuka usaha sablon kaos sendiri? Walau memang banyak jenis usaha lainnya, tidak dapat dipungkiri bahwa usaha jenis sablon terbaik bagi kamu yang ingin memulai usaha yang tidak banyak membutuhkan modal dan tenaga juga sudah memiliki pasar yang jelas. Usaha berupa sablon kaos merupakan usaha yang bergerak dalam bidang percetakan desain gambar atau tulisan ke kaos yang akan diperjualbelikan. Artinya, usaha ini memiliki bahan utama berupa kaos dan pastinya tinta juga alat cetak lain. Namun sudahkah kamu pernah berpikir bagaimana cara memulai usaha sablon kaos ini dengan tepat?


Saat kamu membangun usaha dengan gegabah tanpa strategi, maka usaha tersebut sangat rentan mengalami goyangan dan kemudian tidak berkembang dengan baik. Tidak hanya membutuhkan modal yang besar, usaha sablon yang kamu akan bangun harus memiliki target pasar yang jelas dan strategi pemasaran yang menarik. Oleh sebab itu, kamu perlu belajar dari berbagai sumber bagaimana memulai usaha sablon kaos agar berhasil survive.


Tidak mudah untuk kamu mengetahui informasi mengenai cara memulai usaha jenis sablon kaos ini, namun bukan berarti kamu tidak bisa mencarinya dari penjelasan di bawah ini. Penjelasan berikut akan memaparkan apa sebaiknya strategi yang harus kamu siapkan dan berapa kira-kira budget yang harus kamu siapkan untuk memulai suatu bisnis sablon kaos. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


Strategi Bisnis untuk Usaha Sablon Kaos yang Sukses

Ternyata apapun jenis usaha yang ingin kamu buat, sesederhana apapun usaha tersebut menurut kamu, tetap saja ada strategi yang perlu kamu siapkan untuk mendukung proses memulainya. Agar kamu tidak salah dalam merumuskan strategi bisnis, maka simak penjelasan singkat mengenai apa saja yang perlu kamu siapkan sebagai strategi untuk membantu usaha sablon kaos yang kamu bangun menuju kesuksesan.


Pastikan Ada Distributor yang Banyak untuk Pemasaran

Ternyata agar kaos sablon yang kamu buat sukses dan mendatangkan keuntungan, yang terpenting adalah mencari pembeli. Tentu pembeli dapat datang jika ada pemasaran. Jadi kamu sebaiknya memiliki banyak distributor untuk memasarkan kaos-kaos ini. Mulailah dari pemasaran luas ke beberapa pasar di berbagai daerah. Bangun hubungan baik dengan mereka untuk memastikan kaos yang kamu jual dapat laku dan mereka akan kembali memesan.


Pastikan Ada Kerjasama dengan Toko atau Butik yang Buka Sendiri

Selain memasarkan ke distributor di pasar, tidak ada salahnya juga kamu mencoba strategi bisnis lain dengan memasarkannya ke toko atau bukti sendiri. Cara ini dapat kamu lakukan jika kamu memiliki tempat untuk membuka toko. Jual kaos yang kamu hasilkan untuk memberikan keuntungan yang lebih tinggi juga daripada harus menjual ke distributor terlebih dahulu.


Berapa Budget untuk Membuka Usaha Sablon Kaos Sendiri?

Setelah merumuskan strategi, yang tidak kalah penting juga adalah kamu harus menyiapkan sejumlah budget dalam memulai suatu usaha. Bagaimana dengan usaha jenis sablon kaos ini? Berapa biaya yang harus kamu siapkan untuk memulainya?


Biaya memulai usaha sablon akan habis untuk berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Misalnya kamu memerlukan sejumlah uang untuk membeli komputer, walau bukan komputer baru yang paling mahal namun setidaknya perlu budget sebesar Rp3.000.000 untuk pembeliannya. Begitu juga jika kamu membutuhkan printer untuk jenis sablon digital, maka kamu harus membeli printer khusus sablon yang kira-kira harganya Rp4.000.000. Masih ada banyak biaya lain seperti screen, afdruk, bohlam, dan lainnya jika kamu menggunakan teknik manual. Sehingga jika ditotal kira-kira kamu perlu menyiapkan budget Rp10.000.000 hingga Rp15.000.000 untuk membuka satu usaha sablon kaos.


Demikianlah tadi penjelasan lengkap mengenai apa saja strategi dan budget yang perlu kamu siapkan untuk membuka usaha sablon kaos. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan kamu dapat segera memiliki usaha sablon kaos yang kamu idam-idamkan. Selamat memulai usaha!

Tahapan dan Cara Membuat Kaos Polos

Berikut ini akan kami berikan tahapan dan cara membuat kaos polos untuk anda yang sedang mencari tahu mengenai informasi tersebut sehingga dapat memahami dan bahkan melakukannya sendiri dengan baik.


Kaos merupakan salah satu jenis pakaian yang umum digunakan oleh banyak orang di Indonesia, dikarenakan kemudahan dan kenyamanannya untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, dan juga sangat mudah dimodifikasi untuk terlihat keren.


Baik itu sebagai pakaian dalam ataupun pakaian saat melakukan aktivitas, sangat tidak mungkin untuk kita untuk tidak menemui seseorang yang menggunakan kaos sehari-harinya dikarenakan kegunaannya tersebut.


Kaos sendiri terbuat dari beragam jenis bahan, mulai dari yang organik dengan menggunakan bahan kapas (cotton), ataupun bahan sintetis seperti Polyester (PE), atau kombinasi dari keduanya.


Ukuran yang tersedia biasanya bervariasi, mulai dari ukuran untuk balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan ukuran tubuh yang besar pun tersedia dan bisa dibeli di toko pakaian manapun yang anda inginkan.


Anda pun bisa memilih untuk menggunakan kaos polos dengan beragam warna yang tersedia, ataupun kaos sablon dengan desain yang sudah disediakan oleh penjual, atau menggunakan desain anda sendiri.


Meskipun harga untuk satu buah kaos tergolong murah, meskipun tetap tergantung dari kualitas bahannya, tetapi tentunya kaos akan jauh lebih murah apabila anda mengetahui bagaimana cara membuat kaos polos sendiri.


Dan bahkan hal tersebut bisa dijadikan ladang bisnis yang menggiurkan, karena apabila anda mampu memproduksi dalam skala besar tentunya anda bisa menjadi penyuplai bagi toko pakaian atau distro atau bahkan anda bisa memulai bisnis toko pakaian anda sendiri.


Karena itulah pada artikel kali ini, kami ingin memberikan informasi tentang cara membuat kaos polos anda sendiri secara lengkap dan rinci sehingga anda akan tahu persis apa saja yang harus anda siapkan dan lakukan.


Jenis Bahan Kaos


Sebelum membuat kaos polos sendiri, tentunya anda perlu mengetahui apa saja jenis bahan kaos yang tersedia sehingga anda bisa memilih dan menentukan bahan mana yang akan anda gunakan sebagai material utama dari kaos polos yang ingin anda buat.


Secara umum, bahan kaos terbagi menjadi tiga, yaitu bahan kaos yang menggunakan bahan baku alami seperti kapas, wol, dan bambu, kemudian bahan kaos yang menggunakan material buatan (sintetis), dan juga bahan kaos yang mencampur kedua jenis tersebut dengan tingkat persentase yang berbeda-beda.


Untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos yang menggunakan bahan-bahan alami antara lain adalah sebagai berikut:

  • Katun Kombed (Cotton Combed)
  • Katun Karded (Cotton Carded)
  • Katun Bambu (Cotton Bamboo)
  • Linen
  • Sutera


Kemudian untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos sintetis alias buatan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Polyester
  • Nylon
  • Rayon / Viscose
  • Woven


Dan selanjutnya yang merupakan perpaduan antara bahan sintetis dengan bahan alami, umumnya katun/kapas, antara lain adalah :

  • Tetoron Cotton (TC)
  • Hyget
  • Lycra
  • Lacoste PE Pique
  • Hycon


Beberapa hal yang membedakan antara menggunakan kaos yang memakai bahan alami dengan sintetis antara lain adalah:

  • Kaos sintetis umumnya lebih lentur dibandingkan yang menggunakan bahan alami,
  • Kaos sintetis umumnya lebih awet dan tidah mudah menyusut,
  • Kaos sintetis lebih baik dalam menahan panas,
  • Kaos sintetis umumnya anti bakteri,
  • Kaos sintetis lebih murah biayanya dibandingkan yang alami,
  • Kaos alami umumnya lebih adem saat dipakai,
  • Kaos alami tidak menimbulkan alergi atau reaksi kimia,
  • Kaos alami lebih baik bagi proses respirasi.


Dengan mengetahui beberapa informasi yang kami berikan di atas, tentunya anda bisa mulai mencoba memilih mana yang tepat untuk anda olah untuk menjadi kaos polos, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.


Jenis Jahitan Kaos


Ada beberapa jenis atau teknik jahitan yang umum digunakan pada kaos, yang biasanya akan menentukan kecepatan produksi serta kualitas dari kaos yang dihasilkan. Beberapa jenis jahitan tersebut antara lain adalah:

  • Jahit obras, yang menggunakan mesin obras khusus yang umum digunakan untuk menggabungkan bagian lengan dengan badan kaos,
  • Jahit Overdeck, yang menggunakan mesin overdeck dan umum digunakan untuk menjahit bagian lengan dan juga bagian bawah kaos,
  • Jahit Rantai, yang umum digunakan pada bagian leher dari kaos dan juga bagian pundak, biasanya menggunakan mesin jahit jarum dua rantai.


Dapat anda lihat bahwa terdapat beberapa jenis mesin jahit yang digunakan untuk memproduksi kaos, tetapi umumnya hal tersebut dibutuhkan untuk konveksi besar yang memiliki tim penjahit yang banyak.


Untuk anda yang hanya ingin membuat kaos polos sendiri, anda bisa menggunakan mesin jahit yang anda miliki di rumah ataupun membeli mesin jahit untuk kaos polos yang memang dirancang untuk penggunaan pribadi.


Cara Membuat Kaos Polos


Selanjutnya kami akan mulai membahas mengenai tahapan dan cara membuat kaos polos yang umum dilakukan, mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian pengolahan bahan baku menjadi kaos polos tersebut.


1. Persiapan

Tahapan pertama yang perlu anda lakukan adalah mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam membuat kaos polos, yang mana hal-hal termasuk di dalamnya adalah sebagai berikut:

  • Menyiapkan mesin jahit dan alat-alat seperti gunting, staples, dan jarum pentul,
  • Menyiapkan bahan baku kaos,
  • Menyiapkan benang, umumnya yang sesuai dengan warna kaos,


Persiapan ini tentunya sangat diperlukan karena tanpa menyiapkan bahan-bahan di atas anda tidak akan bisa membuat kaos, terutama persiapan bahan baku kaos yang berupa kain dan bisa anda beli di toko konveksi, kemudian menyiapkan benang dengan warna yang sesuai, alat-alat jahit seperti mesin jahit, dan yang cukup krusial adalah membuat pola untuk kaos yang akan dibuat.


2. Pembuatan Pola

Pembuatan pola bisa menggunakan cara manual, di mana anda menggambar dan mengukur sendiri pola tersebut, atau menggunakan software desain pada komputer yang memiliki hasil lebih akurat.


Dengan menggunakan software nantinya anda akan lebih mudah dalam menentukan varian ukuran kaos yang ingin dibuat, seperti S, M, L, XL, dan lain sebagainya, tapi biasanya software CAD/CAM khsuus tekstil harganya lumayan mahal.


3. Uji Coba Pola

Selanjutnya anda perlu menguji coba pola yang telah anda buat tersebut untuk memastikan apakah hasil jadinya sesuai dengan ukuran yang ingin anda terapkan pada kaos polos nantinya.


Caranya, anda perlu melekatkan pola tersebut pada kain yang telah dibeli, kemudian rakit pola tersebut tanpa dijahit, tapi biasanya menggunakan jarum pentul atau staples terlebih dahulu pada setiap lekukannya untuk melihat gambaran hasil jadi dari kaos tersebut.


Ulangi proses pembuatan pola apabila hasil akhirnya belum sesuai dengan yang anda harapkan, sampai anda menemukan ukuran pola yang tepat untuk berbagai varian ukuran yang anda inginkan.


Pada tahapan ini, anda yang ingin memproduksi secara massal atau dalam jumlah banyak juga akan dapat mengetahui seberapa banyak kain yang akan anda beli secara akurat, sehingga anda tidak perlu khawatir akan kelebihan atau kekurangan.


Tetapi perlu diingat bahwa selalu akan ada kemungkinan terjadi produk gagal, yaitu kaos yang hasil jahitannya tidak sesuai pola, sehingga pertimbangkan juga error margin dari produksi kaos yang ingin anda lakukan dan persiapkan lebihan kain yang cukup.


4. Pemotongan

Tahapan selanjutnya adalah memotong kain yang telah anda beli dengan menggunakan pola yang telah siap dan juga telah diuji coba, yang mana hal ini bisa anda coba lakukan sendiri atau serahkan kepada penjahit, terutama kalau anda ingin memproduksi secara massal.


5. Pengelompokan

Tahapan yang umum disebut sebagai sorting ini umumnya dilakukan untuk anda yang memproduksi kaos polos dalam jumlah besar, yang mana pada tahap ini anda akan mengelompokkan kain-kain yang telah dipotong sesuai dengan varian ukurannya.


Pastikan tidak terjadi kesalahan dalam pengelompokan, karena nantinya setiap kelompok kain akan diberikan satu pola, yang mana kalau anda menyerahkan pekerjaan kepada tim penjahit atau vendor konveksi akan dapat meningkatkan risiko gagal produk yang semestinya tidak perlu.


6. Penjahitan Kaos

Selanjutnya adalah proses penjahitan kaos mengikuti pola kain yang telah dipoting, yang mana pekerjaan ini bisa anda kerjakan sendiri atau menyerahkannya kepada tim penjahit yang anda pekerjakan atau kepada vendor konveksi.


Pada produksi massal, tim penjahit atau vendor konveksi tersebut akan membagi-bagi pekerjaan ke beberapa bagian, misalnya sekelompok penjahit akan mengerjakan bagian lengan saja, dan sisanya mengerjakan bagian tubuh, dan apabila ada kerah maka itu akan diserahkan kepada kelompok penjahitnya sendiri.


Setelah masing-masing bagian selesai dijahit, barulah bagian-bagian tersebut dijahit menjadi satu kesatuan kaos polos sesuai keinginan.


7. Inspeksi dan Kontrol Kualitas

Selanjutnya anda bisa mencoba kaos tersebut apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan, dan untuk produksi massal anda perlu memperhatikan kualitas jahitan apakah ada sisa benang yang menggantung, jahitan yang tidak rapih, panjang lengan yang tidak sama, dan lain sebagainya.


8. Setrika / Pressing

Selanjutnya anda sudah bisa menyetrika kaos tersebut untuk kemudian anda gunakan atau dilanjutkan ke proses penyablonan apabila anda ingin menyablon kaos tersebut.


9. Inspeksi Akhir

Untuk produksi masal, biasanya setelah tahap pressing atau setrika tersebut maka akan dilakukan inspeksi ulang terhadap kualitas kaos yang telah jadi tersebut, dan hanya dipilih yang benar-benar kualitas terbaik saja yang dijual ke konsumen.


10. Pengemasan

Setelah semua selesai dilakukan, bagi anda yang ingin menjual kaos-kaos tersebut bisa melakukan proses pengemasan, yaitu dengan melipat kaos-kaos tersebut kemudian dimasukkkan ke dalam kantong plastik transparan, yang akan dikelompokkan berdasarkan warna dan ukurannya, sehingga tidak tercampur-campur saat diterima oleh toko pakaian atau saat dibagikan ke konsumen.



Kesimpulan

Menjahit kaos polos sendiri bisa menjadi awal dari peluang usaha yang besar sehingga tidak ada salahnya untuk anda coba, terutama bagi anda yang memiliki semagat serta antusiasme yang besar terhadap dunia konveksi.


Kalaupun anda tidak bisa menjahit pun tidak masalah, karena anda selalu bisa melemparkan pekerjaan tersebut kepada jasa penjahit, meskipun kami sarankan anda untuk menguasainya supaya lebih mengerti tentang kendala serta masalah yang mungkin terjadi.


Untuk inspirasi bisnis lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel kami lainnya seperti apa saja tips usaha sukses bagi pebisnis pemula, tips usaha kuliner bagi anda yang hobi memasak, beberapa tips usaha modal kecil yang bisa anda coba, dan banyak lagi artike lain yang bisa anda jadikan referensi dan menambah inspirasi anda.


Semoga penjelasan kami mengenai cara membuat kaos polos sendiri ini bisa bermanfaat dan bisa anda jadikan panduan dalam menjahit kaos buatan anda sendiri, atau untuk memahami bagaimana proses pembuatan kaos itu terjadi.

7 Cara Jual Kaos Online dengan Harga yang Tepat

Persaingan menjual kaos secara online seringkali membuat harga jual bersaing ketat, untuk itu dibutuhkan cara jual kaos online yang tepat. Cara yang tepat untuk menjual kaos online ini maksudnya bukan berarti kamu harus menjualnya dengan harga murah. Jika kamu percaya diri dengan kualitas kaos yang kamu produksi, maka harga jual yang tinggi sesuai dengan kualitas kaos tidak masalah kamu berikan. Hanya saja kamu harus tahu bagaimana agar harga kaos yang memang lebih tinggi ini dapat menunjukkan apa kelebihannya dibandingkan kaos lain.


Ada sangat banyak jenis kaos yang dijual secara online. Maklum saja karena bisnis kaos online memang sedang berkembang dan pasarnya pun sangat luas. Itulah mengapa saat kamu ingin mencoba peruntungan dengan cara memulai bisnis kaos online kamu secara juga, maka kamu perlu tahu tips dan cara agar kamu tidak perlu merugi. Walau menjual kaos secara online meluaskan pasar dengan sangat baik, namun persaingan penjualan pun jauh lebih ketat. Ada banyak jenis kaos yang dijual dengan harga murah.


Tentu harga kaos yang murah tersebut bisa saja tidak memiliki kualitas sebaik kaos yang kamu produksi. Artinya, kamu tidak perlu menurunkan harga jual kaos kamu. Hanya saja kamu perlu membuat calon pembeli paham dengan kelebihan kualitas kaos yang kamu jual dan memang harganya adalah harga yang pantas untuk kaos berkualitas tersebut. Pertanyaannya, apa saja cara yang dapat kamu lakukan untuk menjual kaos online ini dengan harga yang tepat?


7 Cara Jual Kaos Online dengan Harga yang Tepat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, persaingan untuk menjual kaos secara online ini cukup ketat. Agar kamu dapat menjual produk kaos dengan harga yang tepat, maka kamu membutuhkan tips-tips yang membuat promosi produk yang dijual menjadi maksimal. Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan dengan mempelajari penjelasannya pada bagian di bawah ini.


1. Ambil Foto Kaos dengan Teknik yang Tepat

Berjualan secara online penting untuk memperhatikan foto kualitas produk yang kamu bagikan. Jika kamu menjual kaos, maka siapkan foto kaos yang diambil dengan teknik yang tepat. Dalam hal ini, pastikan bahwa kaos diambil di lokasi dengan pencahayaan yang cukup dan dari berbagai sudut.


2. Cantumkan Label Woven di Produk

Produk kaos penting memiliki label woven sebagai identitas produk. Artinya kamu harus menjual kaos kamu secara online dengan nama produk (brand) sendiri. Hal ini akan membantu pembeli mudah mengenali produk yang kamu jual dan membedakannya dari produk lain.


3. Gunakan Desain yang Beralasan

Setiap desain yang kamu pilih gunakan pada produk kamu sebaiknya memiliki alasan dibaliknya. Artinya desain harus bermakna dan bercerita. Desain seperti itu yang akan menarik pembeli dan membuat mereka tertarik untuk membeli produk yang kamu jual.


4. Jika Memungkinkan Lakukan Endorse

Walau membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi endorse terbukti bermanfaat untuk menunjukkan kualitas produk dan orang lain mempercayainya. Pilihlah endorse pada influencer marketing yang memiliki nilai kerja dan hasil yang memuaskan. Tak jadi masalah selanjutnya untuk produk memiliki harga yang berbeda.


5. Kemas Produk dengan Menarik

Cara kamu mengemas produk pun penting untuk diperhatikan. Lagi-lagi apa yang dijual secara online baiknya terlihat menarik secara fisik. Salah satu cara terlihat menarik adalah dengan mengemasnya dengan tepat. Sehingga pembeli tidak bosan membeli di toko kamu.


6. Pastikan Kamu Menjual Barang Asli Bukan Tiruan

Agar toko kamu terpercaya dan tidak perlu bersaing dalam hal harga, kamu harus menjamin bahwa barang yang kamu jual asli. Barang original bukan tiruan artinya adalah barang yang dibuat dengan ide dan kreativitas sendiri, tanpa plagiasi ke produk lain yang serupa.


7. Tentukan Harga Jual yang Tepat

Terakhir, walau produk kamu memang unggul dalam segala hal penting untuk mempertimbangkan harga jual. Harga jual tidak harus murah, namun harus sesuai dengan kemampuan beli target pembeli kaos kamu.


Itulah tadi 7 cara jual kaos online dengan harga yang tepat, menghindari persaingan ketat yang merugikan penjualan. Ternyata sangat mudah bukan menggunakan cara-cara yang disebutkan di atas. Jika kamu menerapkan cara di atas dalam memasarkan kaos secara online, maka kaos yang kamu jual tetap akan laku dengan harga yang berbeda. Kamu tidak perlu menjual kaos murah, tetapi kamu wajib menjual kaos berkualitas untuk memiliki pelanggan setia. Pastikan untuk melakukan dan mengikuti panduannya!